Bisa Dipercaya

Kejati Lakukan Roling Pejabat

IMG-20160620-WA0008

Palembang – Beberapa pejabat teras Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan yang mengalami perubahan posisi. Hal ini didapat, dalam acara pelantikan serta serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di lantai 5, Gedung Kejati Sumsel, Jalan Gubernur KH A Bastari Jakabaring, Senin (20/6).

Adapun pejabat yang mengalami perpindahan, yakni Samsuri SH. MH yang awalnya sebagai Asisten Pengawasan menggantikan Yudhy Sutoto, SH. Lalu, Zulkiflia SH, MH menggantikan Idham Pandhu Lubis, SH. MH di bidang Asisten Persata dan Tata Usaha Negara. Serta, Edi Irsan Kurniawan SH, MHum sebagai Kabag TU mengantikan Novika Muzairah Rauf SH.MH.

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Selain itu, dua kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) dilingkungan Kejati Sumsel, juga ikut digantikan. yakni Kepala Kejari Lubuk Linggau yang semula dipegang Patris Yunus SH.MH digantikan oleh Jaya Putra SH. Dan, Muhammad Husen Atmadja SH.MH menjabat Kepala Kejari Prabumulih mengantikan Mahmudi SH.MH.

Kepala Kejati Sumsel, Susdiyanto Agus mengatakan mutasi dilakukan untuk penyegaran pejabat-pejabat teras dilingkungan Kejati Sumsel. Ia berharap, pejabat yang baru saja dilantik agar dapat beradaptasi dilingkungan kerja yang baru juga.

“Saya juga meminta, agar pejabat yang baru saja dilantik untuk tidak berlarut-larut dalam menangani kasus, karena setiap kasus yang diselesaikan secara berlarut bisa mengundang opini publik, jadi jangan sampai kasus yang lama jalan ditempat,” katanya.

Selain acara pelantikan pejabat baru, Kejati Sumsel juga meresmikan delapan nama Kejaksaan Negeri di Wilayah Sumsel. Jika sebelumnya, menggunakan nama kota, maka kali ini dipakai dengan nama kabupaten. Hal ini ditandai dengan penandatanganan prasasti Kejari masing-masing.

Seperti Kejari Kayu Agung Menjadi Kejari OKI, Kejari Baturaja menjadi Kejari OKU, Kejari Pangkalan Balai menjadi Kejari Banyuasin, Kejari Sekayu menjadi Kejari Musi Banyu Asin, Kejari Martapura menjadi Kejari OKU Timur.

Selanjutnya, Kejari Tebing Tinggi menjadi Kejari Empat Lawang, Cabjari Pendopo menjadi Kejari Penukal Abab Lematang Ilir, dan Cabjari Baturaja di Muara Dua menjadi Cabjari Ogan Komering Ulu di Muara Dua. “Perubahan nama ini sesuai dengan keputusan serta perintah dari Kejaksaan Agung RI,” tutupnya. (korankito.com/denny)