Bisa Dipercaya

Alex Noerdin: Boleh Terima Parcel Asalkan Dari Keluarga

Alex Noerdin (7)

Palembang – Sebagai bentuk upaya menghindari gratifikasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melarang pegawai dalam lingkup Pejabat Pemprov Sumsel menerima bingkisan ataupun parcel menjelang lebaran nanti. Namun demikian ada pengecualian dari setiap aturan yang mengacu mengenai larangan penerimaan bingkisan maupun parcel pada hari raya .

Gubernur Sumsel , Alex Noerdin mengatakan, berdasarkan ketentuan dari Pemerintah Pusat, para pejabat dilarang menerima parcel lebaran. “Kita mengikuti berdasarkan ketentuan dari pusat tidak boleh. Tapi, kalau misalnya ngirim untuk orang tua boleh. Apakah mertua tidak boleh ngirim kito, bolehkan,” ungkapnya saat ditemui diPemprov Sumsel, Senin (20/6/)

Berita Sejenis
1 daripada 15

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman menjelaskan, sampai saat ini  pihaknya belum mendapatkan petunjuk dari Pemerintah Pusat. Perihal boleh tidaknya pejabat menerima parcel lebaran. “Sampai sekarang belum  ada petunjuk. Kalau tahun lalu, ada surat dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Kalau tahun lalu pejabat tidak boleh menerima pacel,” ungkapnya.

Menurutnya, mengenai parcel yang diberikan oleh seorang kerabat, apalagi orang tua ataupun saudara ditujukan untuk menjaga tali silaturahmi. Sehingga, pemberian parcel dianggap sebagai hal wajar, dan tidak menyalahi aturan. Lain halnya, kalau yang memberikan pengusaha ataupun seseorang yang tidak mempunyai hubungan keluarga. Maka pemberian parcel tidak diperbolehkan.

“Yang pasti setiap aturan pasti ada sisi pengecualian, yang tidak boleh itu parcel yang isinya dolar,nah itu yang tidak perboleh sudah ada unsur korupsinya” tegasnya.(korankito.com/ria)