Dua Begal Keok Diterjang Timah Panas 

IMG_20160616_125208

Palembang – Dua dari tiga pelaku pembegalan terhadap Irza alias Ir (40) warga Jalan Abi Kusno, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, harus merasakan timah panas anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Gandus, Kamis (16/6) siang. Pasalnya, kedua pelaku ini nekat melawan petugas, saat diamankan dikediamannya.

Adapun, tersangka yang diamankan yakni Ibrahim alias Baim (20) warga Jalan Abi Kusno, Lorong Sejati, RT 06, RW 01, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Putra Pratama (25) warga Jalan Ratna, Lorong Atom, No 756, RT 30, RW 10, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II. Sedangkan, satu pelaku lagi yakni Suhaimi alias Budut (25) warga Jalan Abi Kusno, lorong Sunan, RT 49, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian pembegalan tersebut berawal pada hari Sabtu, (16/4) kemarin sekitar pukul 16:00 WIB. Dimana, saat itu pelapor Irza memerintahkan Ari (14) untuk menghantarkan uang pembayaran ayam sebesar Rp 45 Juta kepada seseorang di daerah Gandus, dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Nmax.

Namun, saat melintasi Jalan Letjen Alamsyah Ratu Prawira Negara tepatnya di pangkal Jembatan Musi II Palembang, korban dipepet oleh ketiga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor, yakni Yamaha Mio J dan Honda Sonic. Lalu, tersangka Putra langsung menabrak motor korban, sehingga Ari terjatuh dari motornya.

Disaat korban terjatuh itulah, pelaku Baim merampas sepeda motor Yamaha Nmax milik korban. Setelah itu, ketiga pelaku langsung kabur kearah pusat perbelanjaan Palembang Squere. Setelah itu, pelaku langsung mengambil uang Rp 45 juta yang disimpan korban didalam box motornya.

“Kemudian motor korban dijual oleh pelaku Baim kepada seseorang berinisial DD yang sekarang masih dalam pengejaran anggota di lapangan, sebesar Rp 4 juta,” ucap Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara didampingi Kapolsek Gandus, AKP Dedi Rahmat, saat dimintai konfirmasi.

Lanjutnya, saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Gandus. “Dari tangan pelaku, kita mengamankan satu unit sepeda motor Mio J, yang digunakan pelaku untuk menjalankannya aksinya. Selain itu, kita juga menyita beberapa lembar pakaian yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku Baim mengakui perbuatannya, menurutnya uang hasil pembegalan itu, dibagi bertiga dan uangnya sudah habis digunakan kebutuhan sehari-hari. “Iya pak, uangnya sudah habis untuk kehidupan sehari-hari, karena penghasilan dari jadi tukang parkir tidak cukup membuat kehidupan saya,” jawabnya singkat sambil meringis kesakitan. (korankito.com/denny)