Bandit Jakabaring Didor Polisi

Jpeg
Palembang – Satu pelaku kejahatan yang sering meresahkan masyarakat di kawasan Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, akhirnya berhasil ditangkap Unit Sat Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, Kamis (16/6) siang.

Adapun pelaku yang diamankan yakni, Dedy Jumadi (21) warga Jalan Tegal Binangun, lorong Karang Anyar, RT 23, RW 07, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju Palembang. Sedangkan, pelaku lainnya YS (19) masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Pelaku yang keseharian sebagai buruh ini, diamankan saat berada dikediamannya. Namun, lantaran melawan ketika ditangkap anggota Satreskrim Polsek SU I Palembang, pelaku Dedy harus dihadiahi timah panas oleh petugas.

Kapolsek SU I Palembang, AKP M Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Reskrim Iptu Azwan mengatakan berdasarkan pengembangan pelaku ini merupakan begal yang sering beraksi dikawasan Jakabaring.

Tercatat, sudah beberapa kali tersangka melancarkan aksinya, terakhir tersangka merampas telepon seluler (ponsel) milik Erinda Nur Putri (19) warga Jalan Timbunan, lorong Remko Laut, RT 48, RW 09, No 1962, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Minggu (12/6) pagi.

“Pelaku ini sudah tiga kali menjalankan aksinya di kawasan Jakabaring, yang pertama dan kedua merampas sepeda motor. Sedangkan, perbuatan ketiganya merampas handphone milik seroang mahasiswi,” ucapnya saat gelar perkara di Mapolsek SU I Palembang.

Lanjutnya, berdasarkan pengakuan dari tersangka, saat itu korban sedang dibonceng temannya menggunakan sepeda. Lalu, dirinya yang juga dibonceng oleh YS memepet korban, serta langsung merampas Hp dari tangan korban. Sehingga, sepeda motor yang ditumpangi Erinda oleng dan keduanya terjatuh.

“Modus yang digunakan pelaku, mereka mengincar korban yang masih lugu. Setelah mendapatkannya, lalu mereka merampas barang berharga milik korban. Usai mendapatkannya, mereka langsung kabur,” ujarnya.

Masih dikatakan Khalid, pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara. Sedangkan, barang bukti pihaknya mengamankan satu sepeda motor Yamaha Xeon warna orange, dan tiga buah unit hp merk Samsung, Nokia, sert Smartfren.

“Kita amankan dari tangan pelaku, sepeda motor Yamaha Xeon yang digunakan para pelaku untuk melancarkan kejahatannya, serta tiga buah handphonenya milik korban. Sementara untuk tersangka yang masih DPO, pihaknya masih melakukan pengembangan,” jelasnya.

Disisi lain, tersangka Dedy mengakui perbuatannya tersebut. Menurutnya, waktu itu korban sedang lengah, ketika dikawasan Bundaran Air Mancur Jakabaring, dirinyalah yang menarik hp itu, lalu kabur. Ia terpaksa melakukannya lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi.

“Saya sudah menikah pak, anak satu. Terpaksa pak saya melakukannya, karena tidak ada pekerjaan yang layak, dan untuk biaya hidup sehari-hari. Kalau tebuang belum pernah pak, baru kali inilah ditangkap polisi,” katanya. (korankito.com/denny)