Pertamina Luncurkan Dexlite

IMG_20160615_093705_AO_HDR

Palembang – PT. Pertamina (Persero) terus memperluas jangkauan penjualan produk bahan bakar minyak (BBM) Diesel Non Subsidi yang terbaru. Produk terbaru yang dilaunching di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Coco di Jl. Jend. A. Yani Palembang yakni Dexlite.

Diungkapkan Pjs. GM Marketing Operation Region (MOR) II Palembang Misasnan Roni, jika di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) penjualan Dexlite dilakukan sejak pertengahan Juni 2016 dan serentak dilakukan di 17 SPBU yang tersebar di 4 Provinsi, yaitu Palembang, Jambi, Bengkulu dan Bandar Lampung.

“Mulai minggu kedua dibulan Juni 2016 serentak di 17 SPBU dari 4 ibu kota Provinsi, antara lain di lampung ada 2 SPBU, Bengkulu 1 SPBU, Jambi 7 SPBU dan Palembang juga terdapat 7 SPBU,” ungkapnya, Rabu (15/6).

Misasnan mengatakan bahwa perluasan penjualan Dexlite di Sumbagsel sendiri memiliki potensi yang sangat tinggi kedepannya. Mengingat hasil dari uji pasar yang telah dilakukam Pertamina  sebelumnya di wilayah Jabodetabek menunjukkan animo masyarakat yang tinggi.

“Melihat cukup baiknya angka penjualan produk Dexlite di Jabodetabek pada uji pasar 15 April 2016 lalu, Pertamina memperluas penjualannya di Sumbagsel untuk melihat minat pasar pengguna mesin diesel,” beber dia.

Dexlite memiliki angka Centane 51 dengan kandungan sulfur 1.200 ppm atau lebih tinggi dibandingkan dengan solar yang memiliki Cetane Number 48 dan kandungan sulfur maksimal 3.500 ppm. Dimana  Pertamina Dex dikenal sebagai bahan bakar terbaik untuk mesin diesel dengan Centane Number 53 dan kandungan sulfur maksimal 500 ppm.

“Sebagai varian baru Dexlite memang kualitasnya di atas solar namun di bawah Pertamina Dex, dan juga harganya terjangkau oleh konsumen. Pertamina sendiri mematok harga Rp. 6.800 per liternya,” jelas dia.

Lebih lanjut lagi ia katakana, bahwa Pertamina akan menambah outlet Dexlite di SPBU secara bertahap. “Kita targetkan hingga akhir 201 nanti aka nada 58 SPBU di Sumbagsel yang telah menyediakan produk Dexlie tersebut,” tukasnya.

Salah satu konsumen (Yance) yang tertarik untuk mencoba memakai Dexlite sebagai bahan bakar mobilnya menuturkan jika ia tertarik mencoba untuk menggunakan Dexlite karena telah mendengar kualitas Dexlite di atas solar namun harganya terjangkau. “Ya saya baru ini mau coba. Katanya lebih bagus dari solar dan harganya juga masih terjangkau. Kalau memang bagus saya akan pakai Dexlite terus untuk mobil saya,” pungkas Yance. (korankito.com/ejak)