Bisa Dipercaya

PDAM Tirta Musi Bakal Bangun 2 Intake Baru

IMG_20160615_105959_AO_HDR

Palembang – Demi meningkatkan pelayanannya terhadap pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi, Kota Palembang kembali akan membangun Jaringan instalasi pengolahan air (Intake), Water tradement plan (WTP) di dua Kecamatan yakni, Gandus dan Kecamatan Seberang Ulu (SU) sesuai Peraturan Presiden nomor 29 tahun 2009.

“Pembangunan Intake jaringan isntalasi baru ini, untuk menambah produksi air bersih dan memperluas pelayanan PDAM di kawasan Gandus dan di kawasan Seberang Ulu bisa terpenuhi juga dalam mempersiapkan suplai air bersih dimana hal ini juga dalam menyambut perhelatan olahraga Asian Games 2018 dikawasan Jakabaring,” ungkap Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang Cikmit, Kamis(16/06) di ruang kerjanya Jalan Rambutan Palembang.

Berita Sejenis

Delapan ‘Teroris Jakfar’ Ditetapkan Tersangka

Juruparkir Cekoki Miras dan Perkosa Bocah SD

Kids Zaman Now Menguncangkan Dunia

1 daripada 3.081

Kepada koran kito Cikmit mengungkapkan, Intalasi baru tersebut akan dibangun dikawasan Ogan Seberang ulu, dengan menambah kapasitas sekitar 1500 liter perdetik. “2017 kontruksinya sudah mulai di bangun, dimana Intake seberang ulu atau Ogan ini mendapatkan penambahan upgrading dari 600 liter perdetik menjadi 1500 liter perdetik dan optimis untuk penambahan pelanggan,” beber dia.

Imbas dari beroperasinya Intake Ogan di Seberang Ulu (SU) pada 2017 mendatang ditargetkan bisa menambah 40 ribu pelanggan. Artinya bisa mengcover daerah pinggiran kota dalam mendapatkan air bersih.

Menurut Cikmit, di Gandus juga akan dibangun instalasi komplit mulai dari Intake, pipa saluran Air baku, WTP dan jaringan baru. Dengan adanya pembangunan Instalasi saluran air yang komplit ini ia optimis bisa menambah pelanggan 120 ribu pelanggan dengan kapasitas pendistribusian air 1000 liter perdetik. “Lahan Intake Gandus ini lahannya hibah dari pemrov, urusan lainnya sudah siap tinggal menunggu Perpres,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Intake Gandus yang baru ini akan mengaliri kawasan Sukarami, KM 4 dan penambahan lokasi lainnya. Dan dapat mendukung program pemerintah pusat 100.0.100 dimana maksudnya ialah 100% pelayanan air bersih, 0% sampah atau wilayah kumuh dan 100% daerah sanitasi.

“Hal ini tentu saja untuk memaksimalkan pelayanan PDAM kepada masyarakat, dengan melakukan penambahan,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)