Kantor Samsat Baturaja Sudah Tak Layak

20160615_141821-1

Baturaja – Beberapa lubang menganga dan corak hitam coklat dari ambruknya sebuah plapon terlihat di kantor Samsat Baturaja Kabipaten OKU. Pemandangan yang tak biasa ini pun sedikit mengundang perhatian. Pasalnya, kantor sarana dan pelayanan publik seperti kantor Samsat yang seharusnya terlihat bagus dan bersih justru bertolak belakang dengan kantor Samsat Baturaja.

Kepala UPTD Samsat Baturaja, Oktasyahrizal saat ditanyai mengenai kondisi plapon kantor yang rusak, dirinya menjelaskan, jika kondisi rusak tersebut sudah ada sejak lama, dan bahkan banyak sekali warga yang memberikan masukan agar segera memperbaiki plapon tersebut agar tidak membahayakan warga yang akan mengurus surat-menyurat. “Kondisi ini sudah lama, sebab kantor ini adalah bangunan tua. Bahkan samsat pertama di Baturaja,” ungkapnya.

Disinggung mengenak langkah perbaikan yang akan dilakukan kedepan, ia menambahkan jika pihaknya sudah lama memintah pemerintah Provinsi untuk mengeluarkan anggaran guna memperbaiki kantor Samsat Baturaja. Namun, hingga kini pihak dari pemerintah provinsi belum juga mengeluarkan anggaran dengan alasan adanya penghematan anggaran. “Sudah kami minta pemerintah provinsi untuk segera mengeluarkan dana anggaran dan izin perbaikan gedung. Tapi hingga kini belum ada tanggapan,” ujarnya.

Bahkan, dirinya juga menyatakan jika gedung kantor tersebut terbilang tidak layak untuk disebut kantor Samsat jika kondisi kantor terus seperti ini. “Tidak layak. Sebab, jumlah personil berjumlah lima puluh orang, akan tetapi kapasitas gedung sangat sempit. Ditambah plapon yang sudah rusak parah,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Lantas OKU  AKP Chandra Kirana berharap agar pemerintah provinsi dapat segera memberikan izin dan anggaran bangunan. Sebab, bagaimana warga bisa meningkatkan kesadaran mereka jika kantor pelayanan kepolisian saja dalam kondisi tidak layak. “Kami berharap semoga anggaran pembangunan segera direalisasikan agar fasilitas publik ini dapat membuat warga nyaman dan aman,” tutupnya. (korankito.com/kardo)