Jalinteng Rawan Longsor

20160615_155339

Baturaja – Jalanan berlubang dan berdebu menjadi pemandangan yang biasa saat melintas disepanjang Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya di desa Pengandonan Kecamatan Baturaja Kabupaten OKU.

Lubang menganga dipenuhi dengan debu terlihat jelas memenuhi sejumlah ruas jalan dan mengganggu laju kendaraan. Bahkan desa yang menghubungkan jalur ke arah Palembang dan Muara Enim ini tak luput dari kondisi jalan retak dan bergelombang tajam. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, banyaknya dinding dan dataran tinggi tebing yang terindikasi rawan longsor terlihat jelas dan kapan saja bisa membahayakan jiwa para pengendara.

Bahkan, para anggota pun harus turun langsung guna mengamankan dan mengatur laju kendaraan yang terbilang sudah mulai ramai melintasi kawasan tersebut.

Salah satu pengendara yakni Rony (39) yang saat itu tengah melintas dari arah Palembanf menuju Muara Enim ini mengungkapkan, jika keadaan jalan yang berlubang dan bergelombang ditambah dengan banyaknya debu tebal dapat mengganggu aktifitas para pengguna jalan yang setiap harinya melintasi kawasan tersebut terlebih truk-truk yang lewat.

“Mengganggu sekali, bahkan kami sebagai pengendara harus selalu waspada jika melintasi kawasan tersebut,” ungkapnya, Kamis (16/6).

Selain itu, baginya penampakan dinding curam yang sudah tidak ditumbuhi pohon tersebut sangat membahayakan nyawa dan keselamatan para pengendara. Dirinya pun berharap agar, dinding tersebut segera diperbaiki atau diberi dinding beton pembatas.

“Mohon agar pemerintah bisa melakukan perbaikan atau paling tidak diberi beton pembatas agar tanah tersebut tidak terlalu parah saat longsor terjadi nanti,” ujarnya. (Korankito.com/kardo)