Warga Telaga Swidak Temukan Mayat Bayi Dalam Termos

BAYIPalembang-Warga yang bermukim di sekitar Tempat Pemakamam Umum (TPU) Telaga Swidak, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, digegerkan penemuan sesosok bayi perempuan, yang dibuang oleh orang uanya, Rabu (15/6) sekitar pukul 10:00.

Saat ditemukan, kondisi orok yang berusia lima bulan ini tidak bernyawa dibalut kain putih dan kantong plastik bening dalam termos es biru yang dikuburkan di samping pagar batu bata dengan kedalaman sekitar 1 meter.

Warga sekitar yang pertama kali menemukan, Zuldani (51), mengatakan, malam harinya sekitar pukul 01:00, ketika duduk di depan rumah, ia melihat seseorang yang sedang mencangkul. Namun, dirinya tidak tahu secara pasti pria tersebut mengubur apa.

Lantaran masih menyimpan rasa penasaran yang kuat, dirinya memanggil warga lainnya untuk melihat apa yang sudah dikubur pria tersebut. Lalu, ia bersama warga membongkar kembali makam itu, dan menemukan sebuah termos es. Betapa, kagetnya ketika dibuka, isi termos itu berupa sosok bayi.
“Semalam, lagi nyantai di depan rumah, saya melihat ada lelaki yang sedang mencangkul di kuburan karena adanya kecurigaan, jadi timbullah rasa penasaran yang kuat, makanya kami bongkar lagi,” ucap Zuladani saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Ketika sudah terbuka kami, melihat ada termos es, saat dibuka kami kaget isinya mayat bayi, makanya langsung menghubungi pihak kepolisian. Kami kenal lelaki yang mengubur itu,” tambahnya.

Sementara itu, saksi yang menguburkan orok tersebut, yakni Feri Irawan (23) menjelaskan, dirinya hanya disuruh oleh orang untuk menguburkan orok bayi tersebut, dengan mendapatkan upah sebedar Rp50 ribu. Ia pun sempat menolak, namun tetap saja pelaku tetap saja memaksanya.

“Saya dapat upah Rp50 ribu, saya sempet menolak untuk menguburkannya, tapi ayuk dari wanita yang hamil itu, terus memaksa aku. Makanya saya menguburkannya di sana,” ujar Feri.
Kapolsek SU II Palembang Kompol Mulyono saat dimintai konfirmasi, membenarkan adanya penemuan orok bayi tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait penemuan tersebut.

“Kita sedang mendalami kasus ini, saat ini ada beberapa saksi yang sudah kita amankan. Identitas pelaku sudah kita kantongi, dan masih dalam pengejaran oleh anggota kita,” ucapnya saat dihubungi via sambungan telepon.korankito.com/deny