Tersangka Kasus Suap LKPJ Muba Kembali Huni Rutan Pakjo

IMG_20160615_182827Palembang – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Pakjo, Palembang, Rabu (15/6), kembali kedatangan enam penghuni baru. Keenam penghuni baru tersebut merupakan tersangka kasus suap persetujuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Musi Banyuasin tahun 2015. Mereka akan menghuni blok tipikor sampai menunggu masa persidangan.

 

Keenam tersangka adalah Ujang M Amin, Parlindungan Harahap, Depi Irawan, Dear Fauzul Azim, dan Iin Pebrianto. Tepat pukul 15.37, iring-iringan mobil pribadi dan satu mobil patroli pengawal membawa mereka ke Rutan Pakjo. Begitu turun dari mobil, langsung masuk melalui pintu samping menuju ke sel tahanan.

 

Namun, Kepala Rutan Pakjo Yulius Sahruza, mengaku belum mengetahui adanya pelimpahan tahanan tipikor dari Jakarta ke Rutan Pakjo Palembang. “Belum ada laporan ke saya, mungkin besok, karena saya tadi sudah pulang,” katanya saat dihubungi melalui telepon.

 

Yulius menjelaskan, terkait adanya tahanan tipikor yang baru masuk ke rutan Pakjo menurut Yulius akan diperlakukan sama seperti tahanan lainnya. para tahanan tipikor ini akan ditempatkan di blok tipikor.

 

“Tapi sebelum masuk ke blok tipikor tersangka ini akan lebih dulu melewati masa karatina. Setelah 2 sampai 3 hari baru akan dipindahkan ke blok tipikor,” jelasnya.

 

Menurut Yulius pada blok tipikor ini dihuni hampir 100 tahanan dan napi yang tersandung kasus tipikor yang dibagi ke dalam 7 ruangan dengan kapasitas muat setiap ruangan 12 orang tahanan. “Kebayang kan betapa sesaknya dalam satu ruangan ada yang 10 orang. Bahkan ada yang 15 orang,” beber Yulius.korankito.com/ria)