Gaji 13 dan 14 Tunggu Perpres

IMG_20160330_111730_1465915746922

Palembang – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia boleh berbahagia, pasalnya tidak lama lagi akan mendapatkan pencairan Gaji ke 13 dan 14 sebelum Lebaran Idul Fitri 1437 H (Hijriah) ini. Pencairan gaji ke13 dan 14 ini adalah sebagai pengganti Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Zulfan mengatakan kepada koran kito, bahwa gaji ke 13 dan 14 akan dicairkan setelah peraturan presiden (perpres) dikeluarkan dalam waktu dekat. “Kita menunggu perpresnya, karena di perpres lah diatur teknis pembayarannya,” jelasnya.

Menurutnya, pembayaran gaji ke 14 nanti, hanya berlaku bagi PNS, karena untuk pembayaran gaji ke 13 dan 14 semuanya dibayarkan dari dana APBN melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Untuk tenaga honorer akan dibayarkan gaji ke 13 saja yang akan menggunakan Anggaran Pedapatan Belanja Daerah (APBD), melalui Surat Keputusan (SK) Walikota. “Jadi untuk honorer akan diberikan pengganti THR,  yaitugaji ke 13. Tapi sifatnya kebijakan daerah masing-masing,” bebernya.

Ia mengaku jika ada perbedaan antara gaji ke 13 dan 14, yaitu kalau gaji ke 14 hanya gaji pokok, sedangkan gaji ke 13 yang full pembayarannya. Hal ini dikarenakan ada kenaikan gaji rata-rata 6 persen sesuai dengan golongan. “Saat ini ada sekitar 15 ribu PNS di Palembang. Dimana, untuk gaji 14 total DAU sebesar Rp 55 miliar, sedangkan gaji 13 dari DAU Rp 70 milar.” jelasnya.

Mengenai kapan pencairan dananya ia mengaku tidak dapat memberikan kepastian kapan pembayaran gaji tersebut akan diberikan. Pastinya gaji 14 ini turun, kalau sudah ada Perpres langsung dibagikan. Setidaknya H-7 sudah dibagikan sebelum lebaran. “Mudah-mudahan sebelum lebaran, karena biasanya perpres sudah keluar di bulan Mei,” tandasnya.

Senada, Walikota Palembang Harnojoyo menegaskan jika gaji ke 13 dan gaji 14 untuk pns akan dicairkan sebelum lebaran.  “Itukan menggunakan dana pusat (APBN) jadi pasti cari, tapi tetap menunggu perpres dulu, jika perpres keluar, dan  dananya itu sudah siap, ya tinggal dibagikan saja ke pns,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)