Ditinggal Tarawih, Rumah Dibobol Maling 

IMG_20160613_111138

Palembang – Saat menjalankan Ibadah Sholat Tarawih, rumah milik Apriansyah (24) yang beralamatkan di Jalan Bukit Baru, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, dibobol oleh kawanan pencuri, Senin (13/6) malam.

Atas kejadian tersebut, membuat Apriansyah mnedatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (14/6) siang, untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Dihadapan petugas piket SPKT, Apriansyah mengatakan kejadian bermula dari dirinya bersama keluarganya sedang menjalankan ibadah sholat tarawih d masjid yang berada di tempat tinggalnya.

Sedangkan, yang berada dirumahnya hanya ada kakak perempuannya bernama Janita Narena. Namun, saat itu kakaknya tersebut sedang tidur pulas. Tiba-tiba kakaknya tersebut, mendengar suara gaduh, didalam rumahnya, seperti orang yang hendak membobol rumah.

“Dia dengar suara berisik, jadi dia terbangun dan mangggil nama saya. Namun, karena tidak dijawab, dia langsug keluar, pada saat itulah, Ida melihat ada orang yang keluar dari rumahnya, dan kabur menggunakan sepeda motor,” Katanya.

Tidak lama setelah kejadian, Ia dan keluarganya lalu pulang kerumah dan langsung memeriksa seisi rumahnya. Akan tetapi, saat itu belum diketahui jika dirinya kehilangan sebuah tas. Barulah, pada saat mau pergi ke kantor, mengetahui kehilangan sebuah tas warna hitam.

“Malam itu, saat diperiksa memang kunci gembok rumah sudah dirusak oleh pelaku, menggunakan linggis. Tapi, saat memeriksa isi rumah, tidak ada yang kehilangan. Barulah, saat hendak pergi bekerja hilang sebuah tas,” ucapnya.

Menurut Apriansyah, sebelum terjadinya aksi pembobolan rumah tersebut, rumahnya sempat diintai oleh seseorang, karena ada beberapa orang yang bertanya tentang keadaan rumahnya tersebut.

“Kejadiannya malah gini. Kami takut saja, sertifikat itu bakal di salah gunakan, selain itu buku tabungan itu digunakan untuk bertransaksi membayar gaji para karyawan,” keluhnya.

Atas kejadian tersebut membuat Apriansyah kehilangan sebuah tas hitam yang berisikan sertifikat tanah atas nama Nusban yang mana tanahnya berada di kawasan Banyuasin, buku tabungan, dan beberapa barang lainnya. Atas kejadian tersebut, membuat Apriansyah akhirnya melapor ke Polresta Palembang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol  Maruly Pardede SIk MH mengatakan, laporan korban sudah diterima dengan no. LP/ B-1588/ VI/ 2016/ Sumsel/ Resta dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporan langsung ditangani oleh anggota kita,” singkatnya. (korankito.com/denny)