Bisa Dipercaya

Curi Motor Teman, Pemuda 17 Tahun Ditangkap 

Jpeg

Palembang – Unit Satreskrim Polresta Palembang, berhasil mengamankan dua pemuda yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik Azizah Destri Hapiza (24) warga Jalan Opi V Lorong Asoka Raya, Blok I No 15, Kelurahan 15 ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Selasa (14/6) pagi.

Adapun, dua pemuda belasan tahun ini, yakni Herman Sowirah (17) dan Ahmad Sandi Saputra (17), keduanya merupakan warga Dusun V Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan.

Berita Sejenis

Residivis Curanmor Dibekuk Saat Jual Motor

Sakit Hati, Solihin Curi Motor Paman

Terlibat Curanmor, Dua Pelajar Ditangkap Polisi

1 daripada 32

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian bermula pada Minggu (12/6) sekitar pukul 08:00 WIB, dimana saat itu korban Azizah masih dalam keadaan tertidur pulas. Lalu, pelaku Herman meminta kepada saksi Abdullah mengambil kunci motor Honda Beat yang berada di atas meja.

Dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat bernopol BG 5316 AAT warna putih, ketiga pergi ke tempat bekerja yakni Quisha Toys. Namun, belum sampai di tempat tujuan, atau berada persis di depan gerbang OPI Mall, pelaku Herman dan Sandi menurunkan secara paksa Abdullah.

Setelah menurunkan paksa Abdullah, kedua pelaku langsung membawa kabur motor korban Azizah. Sementara, saksi Abdullah pulang lagi ke rumah, untuk memberitahu korban, jika motor kesayanganya sudah dibawa kabur oleh kedua pelaku. Mendapati kejadian itu, korban mendatangi Polresta Palembang, untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede setelah mendapatkan laporan dari korban bernomor LP/B-1580/VI /2016/Sumsel/Resta pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berkordinasi dengan Polres Musi Banyuasin (Muba) untuk melakukan penangkapan pada dua pelaku tersebut.

“Usai korban melapor, kami melakukan interogasi lisan kepada korban dan memeriksa saksi, didapatlah bahwa motor Honda Beat itu, akan dibawa serta di jual pelaku di daerah Musi Rawas, makanya Unit Ranmor Polresta Palembang langsung melakukan pengejaran dan berkordinasi dengan pihak Polres Muba,” katanya saat ditemui di ruangannya.

Pelaku berhasil diamankan, setelah ditangkap oleh Satlantas Polres Muba, lalu Unit Ranmor Polresta Palembang melakukan penjemputan. “Dari tangan pelaku, kami menyita satu buah sepeda motor Honda Beat warna Putih, nopol BG 5316 AAT beserta kunci kontaknya milik atas nama Ridho milik korban Azizah. Dan, pelaku sendiri akan dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku Sandi mengakui perbuatannya, menurutnya kejadian bermula saat ia menghantar Abdullah yang bekerja di OPI Mall, lalu dirinya bilang mau mudik ke dusun untuk mengambil motor RX King milik Herman yang berada di Desa Pendingan.

“Kami berangkat menggunakan motor dia kesana, dan mampir dulu ke rumah nenek Herman di daerah Sekayu, namun saat sedang di perjalanan, kami ditangkap oleh Sat Lantas Polres Sekayu, karena mendapatkan laporan dari warga yang kehilangan motor,” ujarnya saat ditemui di ruang piket Unit PPA Polresta Palembang.

Menurut Sandi, rencananya motor tersebut akan dijual olehnya di desa tempat dia tinggal, uangnya akan digunakan untuk ongkos kembali lagi ke Palembang dan memperbaiki motor RX King punya Herman yang sedang mengalami kerusakan.

“Kalau tidak ada ongkos, rencana akan kami jual di dusun. Dan perbaiki motor Herman yang rusak, tapi belum apa-apa kami sudah ditangkap. Baru kali inilah pak melakukannya, kami menyesal pak,” ucap Sandi sembari tertunduk malu. (korankito.com/denny)