Bisa Dipercaya

Cabuli Anak Tetangga, Harun Ditangkap Polisi

DSC_0545-1

Palembang – Lantaran tak kuasa menahan nafsu birahinya dan nekat melakukan pencabulan terhadap anak tetangganya sendiri yang masih berusia delapan tahun, seorang pria paruh baya bernama Harun (45) kini harus merasakan dinginnya bilik jeruji, senin kemarin (13/6).

Tersangka Harun yang tercatat sebagai warga Simpang Suro Jalan Tanah Tinggi Kecamatan IB II Palembang ini mengaku jika ia nekat melakukan hal tersebut lantaran telah ditinggalkan pisah oleh sang istri selama tiga tahun. Dan korban yang berinisial DW memang sudah lama dianggap seperti anak sendiri.

Berita Sejenis
1 daripada 4

“Sudah pisah sama istri pak, saya memang sudah menganggap korban seperti anak sendiri. Dan waktu itu saya cuma pegang pipi dan dada korban,” ungkap tersangka saat di amankan di Mapolsek IB ll Palembang, Selasa (14/6).

Sedangkan, menurut keterangan korban berinisial DW, saat itu tersangka telah memegang pipi dan bagian vitalnya. “Saat itu aku dipegang di pipi dan di bagian bawah” jelas siswi yang masih duduk dibangku kelas II Sekolah Dasar ini.

Selain itu, orang tua korban DW juga mengatakan, kejadian tersebut terjadi di bedeng yang disewa tersangka. “Kami tahu setelah teman-teman anak saya bilang, kalau anak saya tadi telah digitu-gituin tersangka. Karena itu saya kami langsung melapor,” jelasnya

Sementara itu, Kapolsekta Ilir Barat (IB) II Palembang, Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa menjelaskan, tersangka diamankan setelah menindaklanjuti laporan dari orangtua korban, DW. “Orang tua korban datang bersama korban, DW ke Polsek dan melaporkan Harun yang tidak lain adalah tetangganya sendiri karena telah melakukan pencabulan,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, dikatakan Firdaus, pihaknya pun langsung menindaklanjutinya dan langsung mengamankan tersangka saat berada di rumah bedeng yang disewanya. Dan terkait kejadian tersebut, masih dikatakan Firdaus, pihaknya akan menyerahkannya ke Polresta Palembang. “Sudah kita amankan, dan saat ini pelaku akan kita serahkan ke unit Perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polresta Palembang” pungkasnya. (korankito.com/kardo).