Tuak Banyuasin Serbu Palembang

Pemusnahan Miras

Palembang – Minuman keras alias miras berbagai jenis dan merek sepertinya sudah menyerbu Kota Palembang. Salah satu jenis miras yang kini terendus petugas telah banyak beredar di Palembang adalah jenis tuak asal Banyuasin.

Kepastian adanya peningkatan peredaran tuak asal Banyuasin ini diungkapkan  Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara melalui Kasat Sabhara Polresta Palembang AKP Rahmat Syawal Pakpahan. Menurutnya, peredaran miras jenis tuak asal Kabupaten Banyuasin sudah tersebar di kawasan Palembang.

Salah satu buktinya adalah saat dilakukan razia ditemukan beberapa tempat yang menjadi sarang penjualan tuak. “Ada banyak lokasi di Palembang, di antaranya yang paling banyak yaitu seputaran Makam Pahlawan di Kecamatan Kemuning, Pasar Lemabang, Kalidoni, dan Boombaru di Kecamatan Ilir Timur (IT) II, serta kawasan Jalan Balap Sepeda, Kecamatan Ilir Barat (IB) I,” ujarnya.

Menurut Kasat Sabhara, untuk memutus rantai peredaran miras asal daerah lain, tim Sabara Polresta Palembang akan melakukan pengawasan terutama di perbatasan Kenten Laut Palembang-Banyuasin. “Kita akan melakukan razia kendaraan roda empat yang akan masuk ke Palembang,” tegasnya.

Sementara itu, pekan kemarin jajaran Polresta Palembang, melakukan pemusnahan barang bukti hasil cipta kondisi menjelang bulan Suci Ramadhan. Barang bukti ini hasil sitaan anggota Polresta Palembang berserta Polsek Polsek di wilayah hukum Polresta Palembang.

Barang bukti yang dimusnahkan, narkoba jenis shabu seberat 951,25 gram, 454 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek, seperti Mansion House, Vodka, Anggur Merah, 29 jeriken dan 10 miras jenis tuak, serta 1329 jenis petasan.

Barang bukti yang dimusnahkan yakni shabu seberat 1Kg, didapat dari tersangka MH (25), warga Jalan Moh Mansyur, Lorong Lebak Keranji, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, saat berada di kawasan Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Hotel Anugrah.

Pemusnahan narkoba jenis shabu tersebut dilakukan dengan cara mencampurnya ke dalam air yang sudah diberikan detergen. Sehingga, shabu seberat 1Kg itu larut bersama air detergen.

Kapolresta Palembang beserta rombongan langsung melakukan pemusnahan terhadap minuman keras. Ratusan botol miras, digelar di halaman parkir Mapolresta Palembang, selanjutnya dilindas dengan mengunakan alat berat.  Sedangkan ratusan petasan dimusnahkan dengan cara direndam dalam air.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan, ini merupakan bentuk dari hasil kegiatan jajaran Polresta Palembang, hasil cipta kondisi sebelum Ramadhan,.

“Hari ini kita sudah memusnahkannya, dari narkotika hasil tangkapan terakhir sebanyak 1 Kg sabu, miras dari berbagai jenis merk, dan mercon,” kata Tommy.

Lanjutnya, meskipun barang bukti sudah dimusnahkan, namun pihaknya akan terus melakukan kegiatan cipta kondisi hingga hari raya Idul Fitri nanti.  “Bahkan setelah Lebaran nanti akan kita lanjutkan. Kita berikan tonggak dalam melindungi dan memberikan pelayanan masyarakat. Sehingga miras ini, tidak menjadi pemicu bagi pelaku kejahatan lainya, seperti 3 C (curas, curat, dan curanmor),” ucapnya. (korankito.com/denny)