Bisa Dipercaya

Jendy Terus Berlatih

images (2)

Palembang – Selama bulan suci Ramahdan, atlet disabilitas Jendy Panggabean tetap menggenjot fisiknya agar tubuhnya tetap terlatih. Ia terus melakukan latihan dengan tujuan mengharumkan nama bangsanya di kejuaraan internasional Paralympic Rio de Jenairo 2016, Brasil.

Di bawah asuhan pelatih Dimin, ia berlatih di Kolam Renang Tirtomoyo Jebres Solo. Ia berhasil meraih tiket ke pertandingan bergengsi tersebut berkat lolos seleksi di kejuaraan Portugal Open awal Mei lalu. Ia akan tampil semaksimal mungkin karena berdasarkan evaluasi Portugal Open kemarin, ia melihat kekuatan bakal lawannya cukup tangguh.

Berita Sejenis

“Harus latihan terus sekarang, karena kita sudah tahu lawan-lawannya tak tak jauh dari Portugal Open kemarin,” ujarnya ketika dikonfirmasi via telefon.

Meskipun di bulan puasa, Jendy mengaku tetap latihan rutin mengingat kejuaraan di Rio tersebut bakal digelar September nanti. Ia bersama keempat rekannya Melianus Yuwei (Papua), Agus Naimen (Jawa Tengah) dan Suci Andriani (peraih willcard) mengaku menggeber latihan dengan minimal 9-10 kilo meter dalam sehari renang.

“Bulan Ramadhan, dikurangi endurence nya di pagi hari. Tapi sore tetap pakai endurance,” ujar atlet kelahiran Sugihwaras, Muara Enim 1991 silam ini.

Meskipun fisiknya yang terbatas, ia masih haus akan prestasi. Rekam jejaknya tidak memalukan. Catatan waktu yang ia raih pada ASEAN Para Games (APG) 2015 lalu di Singapura dengan catatan 1.07.12. Belum lagi beberapa prestasi yang tak tercatat oleh media. Perenang dengan gaya punggung 100m ini satu-satunya atlet paralimpian yang lolos menuju kejuaraan paralympic tersebut.

“Kalau emas ada lima. Itu dari APG Myanmar 2013 dan APG Singapura 2015 kemarin. Dan yang menjadi tantangan saat ini adalah Paralimpyc,” tuturnya.

Kini ia bakal menghadapi kejuaraan bergengsi. Meskipun begitu, ia tetap rendah hati. Bisa mewakili negara Indonesia di kejuaraan tersebut sudah menjadi kebahagiaan tersendiri baginya. “Kita tidak usah muluk-muluk, targetnya masuk final dulu,” tukasnya. (korankito.com/resha)