Jangan Persulit Diri Gara-gara Narkoba

IMG-20160610-WA0020Palembang-Sumatera Selatan menorehkan prestasi baik di bidang penanganan penyalahgunaan narkoba. Hal ini diungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan Iswandi Hari usai memberikan sosialisasi Penanggulangan Bahaya Narkoba di lingkungan Pemprov Sumsel di Graha Bina Praja, Jumat (10/6).

“Sumsel tidak termasuk dalam 11  kota pengguna narkoba. Pengguna narkoba di Sumsel menurun tapi tetap di Sumsel harus waspada terutama para pemuda,” ujar polisi bintang satu tersebut.

Prestasi yang didapat Sumsel dalam mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba sebaiknya tetap dijaga oleh semua pihak mulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. “Saya harapkan kepada anak bangsa agar tidak terjerumus pada narkoba, jangan sampai kena narkoba. Banyak orang tidak tahu menggunakan narkoba itu merusak otak,” tegasnya.

Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terjerumus dalam obat-obatan terlarang tersebut adalah jatuhnya seseorang dalam jurang keputusasaan yang dalam. Sehingga pada saat tersebut hati seseorang menjadi labil.

“Hidup jangan dibuat susah sebagai manusia hendaknya kita harus sabar dan bersyukur dan tidak mudah terpengaruh lingkungan yang buruk Itulah gunakan akal yang telah diberikan oleh Tuhan,” tuturnya.

Berat bagi seseorang yang sudah menjadi pecandu untuk bangkit. Tapi bukan berarti tidak ada kesempatan, masih banyak cara lain untuk membuat seseorang yang sudah terbelenggu obat-obatan terlarang bisa bebas.

“Sebenarnya obat bagi pecandu narkoba itu bukan hanya obat dari dokter saja tapi melainkan obat sebenarnya adalah obat kepada Tuhan dan memohon pengampunan maka segala dosa dan kesalahan,” pungkasnya.korankito.com/resha