Atlet Gulat Masih Butuh Try Out

 

Jpeg

Palembang-Setelah sempat mengadakan try out di Kalimantan Timur selama empat hari, pegulat Sumsel Ronald Lumban Toruan mengaku masih ingin melakukan uji coba dengan daerah lain. Ia belum puas karena PON ke-XIX Jabar 2016, akan segera bergulir.

“Pengennya training camp di luar, karena kalau try out di Kalimantan atletnya itu saja. Kalau di luar tentu evaluasinya bagus untuk PON,” ujar Ronald.

Menurutnya akan sangat bagus jika bisa mengadakan ujicoba dengan pegulat daerah lain karena akan memperkaya wawasan dan teknik-teknik pegulat sehingga lebih siap menghadapi pesta olahraga empat tahunan yang akan dimulai bulan September tersebut.

Pelatih Gulat Sumsel Deni Syahputra, menambahkan Ronald digadang-gadang akan mampu memenuhi harapan Sumsel dalam PON, yakni medali emas. Namun, perjalanan Ronald bakal berat karena ia dibayang-bayangi oleh atlet pelatnas Algustaf asal Kalimantan.

Selain Agustaf, Kuanto yang berada pada kelas 98Kg gaya grigo juga akan menjadi pesaingnya. “Dari empat pegulat yang kita siapkan, ada dua yang memiliki kans medali yakni di 125Kg gaya bebas dan 98Kg gaya grigo. Meski begitu ada dua ancaman dan mereka semua adalah atlet Pelatnas,” ujar Deni.

Namun dirinya tidak pesimis, ia yakin target yang diberikan KONI akan mampu dijawab. “Kita tetap sesuai target yaitu dua medali emas. Oleh karena itu kita terus mengatur strategi agar bisa sumbang medali melalui skuad kita,” tegasnya.

Untuk itu, ia telah memantapkan akan mengutus empat pendekar yang akan mewakili Sumsel di cabor gulat. Mereka adalah Dedi Hariadi kelas 97Kg free style, Kuanto kelas 98Kg grigo roman, Murdiana kelas 85Kg grego roman dan Ronal Lumban Toruan di kelas 125Kg free style. Kesemuanya sendiri merupakan pemain lama mengingat ia Kuanto pernah menyumbangkan medali untuk Sumsel. “PON Riau kita sempat dapat dua perunggu salah satunya disumbang oleh Kuanto,” pungkasnya.korankito.com/resha