Polresta Palembang Musnahkan Barang Bukti 

Jpeg

Palembang – Jajaran Kepolisian Polresta Palembang, melakukan pemusnahan terhadap barang bukti hasil cipta kondisi menjelang bulan Suci Ramadhan, yang disita oleh anggota kepolisian Polresta Palembang berserta Polsek-Polsek diwilayah hukum Polresta Palembang, Jum’at (10/6) pagi, di halaman Mapolresta Palembang.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan yakni, narkoba jenis sabu seberat 951, 25 Gram, 454 botol minuman keras (miras) dari berbagai merk, seperti Mansion House, Vodka, Anggur Merah, 29 derijen dan 10 miras jenis tuak, serta 1329 jenis petasan.

Didampingi Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Irawan David Syah, Kepala BNK Palembang Ismail Ishak, Dandim 0418 Kota Palembang Letkol Inf Ichwansyah, Walikota Palembang yang diwakilkan oleh Staff Ahli Walikota Bidang Pemerintah, Politik, Hukum, dan HAM M. Yanurpan Yani, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto memulai pemusnahan barang bukti.

Pertama, barang bukti yang dimusnahkan yakni sabu seberat 1 KG, yang didapat dari tersangka MH (25) warga Jalan Moh Mansyur, lorong Lebak Keranji, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, saat berada di kawasan Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Hotel Anugrah Palembang, Kamis (12/5) kemarin.

Pemusnahan narkoba jenis sabu tersebut, dilakukan dengan cara mencampurnya kedalam air yang sudah diberikan detergen. Sehingga, sabu seberat 1 Kg itu, larut bersama air detergen.

Setelah itu, Kapolresta Palembang beserta rombongan langsung melakukan pemusnahan terhadap minuman keras. Ratusan botol miras, digelar di halaman parkir Mapolresta Palembang, selanjutnya dilindas dengan mengunakan alat berat. Dan, ratusan petasan juga dimusnahkan dengan cara direndam dengan air.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan ini merupakan bentuk dari hasil keguatan jajaran Polresta Palembang, hasil cipta kondisi sebelum Ramadhan, yang sudah dicetuskan oleh pimpinan bapak Kapolda Sumsel. “Hari ini kita sudah memusnahkannya, dari narkotika hasil tangkapan terakhir sebanyak 1 Kg sabu, miras dari berbagai jenis merk, dan percon,” kata Tommy  usai acara pemusnahan.

Lanjutnya, meskipun barang bukti sudah dimusnahkan, namun pihaknya akan terus melakukan kegiatan cipta kondisi hingga hari raya Idul Fitri nanti.  “Bahkan setelah lebaran nanti akan kita lanjutnya, kita berikan tonggak dalam melindungi dan memberikan pelayanan masyarakat. Sehingga miras ini, tidak menjadi pemicu bagi pelaku kejahatan lainya, seperti 3 C (curas, curat, dan curanmor),” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara, melalui Kasat Sabhara Polresta Palembang, AKP Rahmat Syawal Pakpahan mengatakan peredaran miras jenis tuak asal Kabupaten Banyuasin sudah tersebar di kawasan Palembang. Terbukti, saat dilakukan razia, ditemukan beberapa tempat yang menjadi sarang penjualan tuak.

“Ada banyak lokasi di Palembang, diantaranya yang paling banyak‎ yaitu seputaran Makam Pahlawan di Kecamatan Kemuning, Pasar Lemabang, Kalidoni dan Bom Baru di Kecamatan Ilir Timur (IT) II serta kawasan Jalan Balap Sepeda Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk memutus rantai peredaran miras asal daerah lain, tim Sabara Polresta Palembang melakukan pengawasan terutama diperbatasan Kenten Laut Palembang-Banyuasin. “Kita akan melakukan razia kendaraan roda empat yang akan masuk ke Palembang,” tutupnya. (korankito.com/denny)