Pempek Nony 168 Tawarkan Pempek Tenggiri Berkualitas 

IMG-20160609-WA0026

Palembang — Menu makanan pempek merupakan makanan khas Palembang yang selalu dicari dan disantap konsumen setiap hari. Salah satu pempek favorit yang selalu dicari adalah pempek Nony 168 yang terletak di jalan Sudirman Km 3,5 Palembang.

Ahuwa Owner Pempek Nony 168 menjelaskan, di tempat nya ini menyediakan berbagai macam pempek mulai dari pempek kecil yang terdiri dari pempek telor, adaan, keriting,kulit, serta lainnya. Selain pempek juga ada makan khas Palembang lainnya seperti model, tekwan, bermacam kerupuk.

“Ada beragam jenis pempek dan makan khas Palembang juga di sini. Selain itu juga kita menyediakan aneka pempek yang dikemas dalam paketan,” katanya.

Ahua menjelaskan kebanyakan pengunjung yang datang membeli pempek kecil-kecil yang bisa langsung dimakan. Menawarkan dengan harga di mulai dari Rp. 3.500 per biji sampai Rp. 35.000 per biji untuk pempek kapal selam.

Sedangkan untuk pempek yang dikemas dalam bentuk paket, harga yang ditawarkan dimulai dari Rp. 105.000 per paket sampai Rp. 350.000 per paket. Dan untuk kerupuk di mulai dari harga Rp. 20.000 untuk kemasan seperempat kilogram sampai Rp 50.000 untuk kerupuk panggang yang besar.

“Andalan kita di sini yaitu pempek campur yang kecil-kecil ini. Dan untuk kerupuk sendiri ada yang kita datangkan dari Bangka dan ada juga yang di buat sendiri di Palembang,” tuturnya.

Memasuki bulan suci Ramadhan ini, tambah Ahua, Toko Pempeknya sudah menyiapkan hampir seluruh jenis pempek baik untuk masyarakat yang mengkonsumsi langsung saat hari lebaran maupun untuk dibawa mudik oleh konsumen. Dan biasanya akan ada kenaikan dalam penjualan pada saat H-7 mendekati lebaran. Pasalnya kata Ahua masyarakat sudah banyak yang akan mudik untuk merayakan lebaran bersama keluarga mereka di luar kota Palembang.

“Jadi mereka membeli pempek sebagai oleh-oleh untuk keluarga yang akan di datangi,” jelasnya.

Selain mengemas pempek paketan yang di balut dengan tepung, tambahnya saat ini juga tokonya menyiapkan pempek dalam kemasan di vakum. Jadi pempek tersebut tidak dibalut dengan tepung namun ada yang di goreng dan di rebus kemudian dikemas memakai mesin vakum.

“Nah pempek vakum ini sendiri memiliki ketahanan sampai 2 hari selama konsumen melakukan perjalanan mudik atau di simpan di dalam kulkas agar bisa tahan lama,” tandasnya.

Mengenai persaingan sendiri Ahua tidak menampik kalau sekarang sudah banyak toko-toko pempek yang membuka dan menjual pempek dengan harga yang lebih murah. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk kemajuan tokonya. Karena selain menjual langsung di toko, Ahua pun membuka penjualan dengan layanan online.

“Selain bisa langsung beli di toko, konsumen juga bisa beli langsung melalui online,” jelasnya. (korankito.com/ria)