Bisa Dipercaya

Jual Motor Gadaian, Hendri Ditangkap Polisi 

IMG_20160609_133237

Palembang – Tim Buser Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, berhasil mengamankan satu pelaku penggelapan motor milik Herman Edy (49) warga Jalan DI Panjaitan lorong Gaya Baru, RT 01, RW 01, No 29, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Kamis (9/6) siang.

Atas ulahnya tersebut, kini M Hendri (42) warga Jalan Pertahanan III, RT 42, RW 13, No 05, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) Il Palembang, harus merasakan dinginnya balik jeruji Mapolsek SU II untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berita Sejenis

​Oknum PNS Dispenda Dipolisikan

Ditangkap Usai Gelapkan Uang Ratusan Juta

Wow! Demi Memenuhi Kebutuhan Ekonomi, Jauhari Gelapkan 400…

1 daripada 7

Berdasarkan laporan korban bernomor LP-B/082/IV/Sumsel/Resta/Sek. SU-II, tgl 12-4-2016, kejadian berawal pada tanggal 30/12/2015 kemarin. Dimana, Herman mendatangi rumah untuk meminjam uang sebesar Rp 800 ribu.

Lalu sebagai jaminannya, Herman menjaminkan sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol BG 6306 IS beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kepada Hendri, dengan kurun waktu 2 bulan ke depan.

Setelah itu, pada tanggal 1/2/2016, dengan membawa uang tebusan, korban kembali mendatangi rumah pelaku untuk mengambil motor yang telah digadaikannya kepada Hendri.

Namun, betapa kagetnya, ia mendapatkan bahwa motor miliknya sudah di jual pelaku kepada Akbar yang masih DPO. Merasa tidak senang dengan perbuatan Hendri, membuat dirinya mendatangi Mapolsek SU II untuk melaporkan perbuatan yang dilakuan oleh pelaku.

“Saya sudah tepat janji mengembalikan uangnya, namun kaget ketika mengetahui kalau motor saya itu sudah dijual pelaku kepada orang lain, makanya saya bawa masalah ini ke ranah hukum,” ujar Herman yang keseharian bekerja sebagai pegawai swasta ini.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang didampingi oleh Kapolsek SU II, Kompol Mulyono mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu pelaku.

Pelaku sendiri akan dikenakan pasal 375 KUHP dengan ancaman kurangan diatas empat tahun penjara. Sedangkan untuk tersangka lainya, yakni Akbar yang masih DPO pihaknya akan terus melakukan pengejaran.

“Pelaku ini menerima gadaian motor dari korban, namun dia jual kembali, makanya akan kita kenakan pasal 375 KUHP tentang penggelapan. Untuk barang bukti, kita amankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Souo dengan nopol BG 6306 IS,” katanya. (korankito.com/denny)