Bisa Dipercaya

65 Persen Tiket Keberangkatan KAI Ludes Terjual

IMG_20160609_104311_HDR_1465450469037

Palembang – Dari 2.922 Tiket keberangkatan yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional III Sumatera Selatan untuk masa angkutan lebaran 2016 ke semua jurusan dari Stasiun Kertapati Palembang tujuan Tanjung Karang, dan Kertapati-Lubuklinggau, dipastikan 65 persennya sudah habis terjual. Hal ini disampaikan Manager Humas PT KAI Divre III Sumsel, Aida Suryanti, saat diwawancarai dikantornya Kamis (9/6).

“Untuk tiket keberangkatan ditanggal-tanggal tertentu dari H-10 dan H+10 lebaran, tiket keberangkatan untuk kelas ekonomi sudah habis. Sedangkan untuk tiket keberangkatan kelas Bisnis dan Eksekutif tujuan Kertapati-Tanjung Karang dari H-3 sampai H-1 juga sudah habis terjual.  katanya.

Berita Sejenis
1 daripada 4

Menurut Aida masyarakat sudah mengantisipasi agar jagan sampai kehabisan tiket, untuk segera membeli tiket keberangkatan, mengingat tiket keberangkatan ini sudah bisa dibeli 90 hari sebelum lebaran. Aida menjelaskan, tiket keberangkatan yang disediakan pihaknya,  untuk melayani angkutan kereta api (Ka) penumpang Limek Sriwijaya dan Rajabasa dari Stasiun Kertapati tujuan Tanjungkarang (Lampung) dan Sindang Marga serta Ka Serelo dari Kertapati tujuan Lubuklinggau (Sumsel) pulang pergi dengan fasilitas  yang disediakan kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi ke semua juruan.

“Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tiga hari sebelum dan dua hari setelah Idul Fitri dari semua jurusan,” kata Aida.

Sementara, untuk memberikan rasa nyaman dan aman dari titik awal stasiun keberangkatan sampai stasiun tujuan akhir penumpang, PT KAI Divre III menerjunkan sebanyak 315 personel keamanan gabungan seperti dari Personel POM TNI, Polres/Polsek setempat, Brimob, Polsuka dan Security, untuk mengamankan dan memberikan rasa nyaman bagi penumpang yang  mudik lebaran.

Selain itu, PT KAI memberlakukan aturan baru mengenai berat barang bawaan. Pihaknya   mengimbau kepada calon penumpang untuk tidak membawa barang bawaan berlebihan.

PT KAI membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20 kg atau dimensi barang tidak lebih dari satu meter, karena apabila terjadi kelebihan bagasi, masing-masing penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan.

Besarnya biaya tambahan adalah Rp10.000 bagi penumpang kelas eksekutif, Rp6.000 bagi penumpang kelas bisnis, dan ekonomi komersial Rp2.000 bagi penumpang kelas ekonomi bersubsidi. Bagi penumpang yang membawa barang lebih dari 40 kg dan lebih dari dua meter, barang akan ditolak dan disarankan menggunakan jasa ekspidisi.

Kendati Tiket keberangkatan Kereta Api di minggu pertama Ramadhan sudah lebih dari 50 persen habis terjual, Tambah Aida pihaknya belum memiliki rencana untuk melakukan penambahan gerbong. Hal ini katanya diperlukan kesiapan dan ketersediaan sarana dan prasarananya.

Senada di sampaikan Ria, karyawan salah satu Agen Resmi pembelian Tiket PT KAI mengatakan tiket keberangkatan untuk kelas ekonomi dari tanggal 1 Juli sampai dengan tanggal 5 Juli sudah habis terjual. Ia memperkirakan tiket keberangkatan semua tujuan untuk semua kelas akan habis terjual di Minggu ke 3 Ramadhan.

“Dari bulan Mei kemarin sudah banyak yang membeli tiket keberangkatan. Dan memang tiket tujuan Kertapati-Tanjung Karang yang paling banyak di beli calon penumpang,” tukasnya. (korankito.com/ria)