Ditabrak Korban, Pelaku Begal Ditangkap

20160607_153034-1

Palembang – Nasib sial harus dialami Ali Usman (21), warga Jl Way Hasim Lorong Terusan 1 Kecamatan Kertapati ini. Ia harus menjadi tahanan Mapolsek Sukarami Palembang, karena tertangkap saat tengah melalukan aksi pembegalan pada Selasa (7/6) lalu.

Dari informasi yang dihimpun, jika tersangka (Ali-red) saat itu tidak sendirian, melainkan bertiga bersama Ujang dan Iwan yang kini telah masuk DPO polisi. Saat kejadian, Ali yang saat itu tengah mengendarai motor Yamaha Vixion warna merah berboncengan dengan Ujang tak bisa berbuat banyak saat ia ditabrak oleh korbannya saat melakukan begal di Jalan Sukosari Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang–alang Lebar didekat SPBU Romi Herton.

Dihadapan petugas, pria yang kesehariannya berjualan nangka di pasar induk Jakabaring ini mengaku, jika saat itu ia diajak oleh Ujang dan Iwan untuk melakulan begal. Karena tengah membutuhkan uang, akhhirnya ia pun ikut serta dalam menjalankan akai tersebut dan berperan sebagai pilot. “Awalnya Ujang datang dan ngajak saya buat cari lokak, nah saat itu ia dan Iwan langsung memberi tahu jika nanti mau melakulan begal,” ungkap Ali, Rabu (8/6).

Selain itu, mereka bertiga pun langsung melancarkan aksinya dengan melakukan bonceng tiga. saat melintasi lokasi kejadian, tiba-tiba Ujang memerintahkan dirinya untuk menghadang salah seorang korban yang saat itu juga tengah mengendarai yamaha vixion. Namun karena panik korban malah menabrak mereka dan terjatuh hingga Ujang dan Iwan pun langsung kabur, namun sial bagi Ali yang saat itu tak sempat melarikkan diri dan menjadi bulan-bulanan warga sekitar. Bahkan, motor yamaha vixion miliknya pun harus ludes dibakar massa sebelum ditangkap oleh petugas yang tengah berpatroli.

“Saat itu kami ditabrak pak, nah melihat itu, warga langsung menddkat dan teman saya sudah kabur. Sedangkan saya langsung diamankan warga,” akunya.

Sementara itu Kapolsek Sukarami Kompol Nurhadiansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Heri mengatakan, jika tersangka terbukti melakukan aksi pembegalan, dan sempat di amuk warga hingga motor miliknya pun dibakar warga. Dan saat ini pihaknya juga tengah memburu pelaku Ujang dan Iwan yang kini telah menjadi DPO polisi.

“Sudah kita amankan, saat ini tersangka akan kita jerat pasal 365 KUhP dengan tindak pidana diatas tujuh tahun penjara,” pungkas Heri. (Korankito.com/kardo).