Sumsel Kirim Empat Pegulat ke Kaltim

Jpeg

Palembang – Upaya kontingen Pegulat Sumsel dalam menyongsong PON ke-XIX Jabar 2016 sepertinya benar-benar serius. Pasalnya, cabang olahraga gulat memberangkatan keempat atletnya ke Kalimantan Timur, kiblatnya dunia gulat Indonesia.

Menurut Pelatih Gulat Sumsel Deni Syahputra, hal ini berguna untuk atletnya sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran. Untuk itu ia merasa penting jika anak asuhnya melawan atlet di luar Sumsel. “Untuk itu, kita besok dari tanggal 7 sampai 11 Juni kita try out ke Kaltim. Kita harus banyak spharing terutama diatas level kita untuk bahan evaluasi,” ujar Deny ketika dikonfirmasi.

Keempat pegulat yang jalani try out adalah kelas 125 Kg gaya bebas atas nama Ronald Lumban Toruan,  Dedi Haryadi Kelas 98 Gaya Bebas, kelas 85 gaya Grigo atas nama Wayan Murdiana dan kelas 98 Grigo atas nama Kuanto.

Dipilihnya Kalimantan Timur karena menurut Deny, kota tersebut untuk saat ini cukup berpengaruh dalam cabor gulat. Apalagi, disana ada pemegang medail emas pada PON Riau 2012.”Disana (Kaltim-red) ada Agus Riyadi pemilik emas di PON Riau 2012, itu salah satu pegulat andalan mereka. Nah, anak-anak harus mencoba spharing di momen ini,” tuturnya.

Deny mengungkapkan, dirinya bakal mematok target meraih emas pada PON ke-XIX di daerah Jabar nanti. Target ini merupakan tantangan dari KONI Sumsel setelah pengurus gulat Sumsel baru saja terbentuk. Itulah yang memicu motivasinya agar benar-benar maksimal dalam mempersiapkan pertarungan bulan September nanti.

Terpisah, salah satu atlet gulat Sumsel Ronald Lumban toruan mengatakan bahwa try out ini merupakan ujicoba sebelum memasuki pesta olahraga empat tahunan tersebut. Harapannya setelah try out ini, ia bisa menentukan strategi dan taktik yang harus ia pakai dalam bertarung di PON nanti. “Ini uji coba, besok (minggu-red) kita berangkat. Kita memang perlu banyak spparing dan juga training camp kalau mau naik podium di PON nanti,” pungkasnya. (korankito.com/resha)