Aswari Himbau Warga Agar Tak Bermain Petasan

tertanggkap main petasan subuh

Lahat – Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE menghimbau kepada warga kabupaten Lahat khususnya remaja dan anak-anak untuk tidak bermain petasan selama bulan Ramadhan. Himbauan disampaikan Aswari dikarenakan ia tidak ingin ada warga Lahat yang menjadi korban dari bahaya petasan.

“Saya memerangi petasan dan melarang anak-anak muda kita. Bersama Polres dan TNI rutin kegiatan pemberantasan petasan ini, karena berbahaya bagi semua orang dan menganggu ketentraman orang beribadah,” tegasnya saat ditemui di Markas Kodim 0405 Lahat, Senin (7/6).

Sebelumnya,  Dandim 0405 Lahat Letkol CZi Srihartono  Senin (7/6) menangkap  tangan dua orang warga Talang Kapuk, kota Lahat yakni Abdi (20) dan Wawan (20) saat bermain petasan di Lapangan Seganti Setungguan. Keduanya ditangkap karena bermain petasan usai subuh sehingga mengganggu ketenteraman warga sekitar.

“Karena ulah menganggu di lapangan yang berdekatan dengan komplek perumahan Kodim 0405, lalu kita amankan,” jelas Srihartono, yang juga tidak setuju dengan keberadaan petasan yang menganggu ketentraman subuh masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadhan kali ini.

“Ya, kami ditangkap komandan tu. Pagi subuh, banyak yang main petasan. Kebetulan kami tertangkap oleh pak Dandim. Kami nyesel nian kak,” ujar Abdi kepada awak media.

Dirinya tidak menyangka kejadian subuh itu bisa membuatnya diamankan di markas Kodim 0405 Lahat, keduanya mengaku petasan tersebut mereka beli di pasar. “Ai kami dak nak ngulangi, nyesel nian,” ucapnya terbata-bata, keduanya sendiri bekerja dan sudah lulus SMA.

KasatpolPP Lahat Sigit mengatakan bahwa dirinya melaksanakan perintah dari Bupati Aswari untuk berkoordinasi dengan TNI dan Kepolisian mengawasi peredaran petasan ini. “Kita adakan razia peredarannya petasan di pasaran bersama TNI dan kepolisian,” tegasnya. (korankito.com/rika)