Bisa Dipercaya

Tiga Hari, Polda Sumsel Tangkap 9 Pengedar Narkoba

20160606_140300

Palembang – Dalam kurun waktu tiga hari, jajaran Ditres Narkoba Polda Sumsel kembali menangkap pelaku pengedar narkoba. Kali ini pelaku yang ditangkap sebanyak sembilan orang dari empat lokasi yang berbeda.

Kesembilan tersangka diketahui DH (34) dengan barang bukti shabusebanyak tiga puluh lima paket senilai Rp 8,75 juta dan satu paket sedang shabu senilai Rp 2,4 juta serta satu pucuk senjata api FN Bareta dan tujuh belas butir amunisi. DH ditangkap di Jalan Barak BTN, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Berita Sejenis
1 daripada 71

HB (28) dan AH (35) ditangkap di Rumah Makan Minang Sukarami dengan barang bukti 200 butir ekstasi tidak berhenti disitu polisi terus melakukan pengembangan dan kembali menemukan 40 butir ekstasi.

Een (43), SRP (34), dan IN (27) ketiga nya yang masih saudara ipar ini ditangkap di Jl Sultan M Mansyur, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I dengan barang bukti sabu seberat 20 gram senilai Rp 20 juta. Sedangkan tersangka Ir (39) dan ZN (34) ditangkap di Jl Merdeka, tepat didepan kantor walikota Palembang dengan barang bukti sabu seberat 58,9 gram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Irawan David Syah mengatakan sembilan tersangka ditangkap dalam kurun waktu selama tiga hari terakhir. Oleh timsus yang terdiri dari Subdit l  dan Subdit ll Ditres narkoba Polda Sumsel.

“Para pelaku ini merupakan Target Operasi kita. Dan dari sembilan tersangka yang berhasil ditangkap hanya tersangka DH yang melakukan perlawanan dengan mengacungkan senpi yang dimilikinya,” ungkap Irawan saat gelar tersangka di Mapolda Sumsel, Senin (6/6).

Masih dikatakannya. dari sembilan tersangka satu diantara nya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berhasil diamankan bersama saudara iparnya. “Kesembilan tersangka kami jerat dengan pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009 yang ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal hukuman dua puluh tahun dan hukuman mati,” pungkasnya. (Korankito.com/kardo).