Curi Onderdil Motor, Rizki Ditangkap Polisi 

IMG_20160606_105516_1

Palembang – Satu dari tiga tersangka pelaku pencurian terhadap Toko Sidney Motor yang terletak di Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Kalidoni, Senin (6/6) siang.

Adapun, tersangka yang diamankan yakni Rizki Pratama (18) warga Desa Tugumulyo, RT 02, RW 01, Kecamatan Belitang Muda Raya, Kebuoaran Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Sumsel.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian pencurian tersebut terjadi pada Jum’at (3/6) kemarin, sekitar pukul 11:00 WIB. Dimana, pelaku yang merupakan karyawan toko Sidney Motor dan dibantu dua teman lainya berinisial UD serta AD mengambil spareparts motor dari toko tersebut.

Setelah mengetahui kalau di toko miliknya ada pencurian, membuat Thamrin (42) warga Jalan Mayor Ruslan, no 1116, RT 16, RW 04, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, medatangi Mapolsek Kalidoni untuk melaporkan peristiwa yang dialami korban.

Mendapati LP/B-285/VI/2016/Sek Kalidoni, Polsek Kalidoni langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku Rizky. Sedangkan, dua pelaku lainnya UD serta AD yang masih buron terus akan dilakukan pengejaran.

Kabag Ops Polresta Palembang, didampingi Kapolsek Kalidoni AKP Marruly Rachmat Azwar mengatakan modus pelaku mencuri, ia sebagai pegawai toko. Lalu, mengambil satu persatu onderdil motor secars bertahap, sehingga korbannya mengalami kerugian mencapai Rp15 Juta.

“Barang-barang yang diambil pelaku seperti, ban motor, minyak oli, knalpot, dan alat-alat lainnya. Sehingga, kalau ditotalkan kerugian korban mencapai Rp 15 juta, ucapnya.

Sementara untuk barang bukti, pihaknya mengamankan satu lembar celana warna coklat, satu lembar celana pendek warna hitam, dan satu lembar baju kaos warna biru yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankannya aksinya. “Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman kurungan 7 tahun penjara,” ucapnya.

Disisi lain, pelaku Rizky mengakui perbuatannya. Menurutnya barang-barang hasil curian dijualkan kepada seseorang. “Uangnya kami bagi bertiga, dan uang bagian saya sudah habis pak, untuk kebutuhan sehari-hari,” jawabnya sambil tertunduk. (korankito.com/denny)