Bisa Dipercaya

Bupati Muzakir Ajak Koran Kito Bangun Daerah

Bupati Muzakir Ajak Koran Kito Bangun Daerah Muara Enim –‘’Ayo silakan duduk, mau kopi?’’ tawar orang nomor satu di Bumi Serasan Sekudang, sembari menghentikan aktivitasnya menandatangani dan mengoreksi surat yang ada di meja besar. Sesaat kemudian ia bangkit dari kursi kerjanya kemudian menyongsong para tamu.

Ramah dan bersahabat, kesan itu yang dirasakan Koran Kito saat bersilaturahmi dengan Bupati Muara Enim H Muzakir Sai Sohar, pekan lalu. Sambutan hangat sang Bupati menjadikan suasana akrab dan kekeluargaan seakan tanpa batas, meskipun ia merupakan sosok pemimpin 550 ribu jiwa yang tersebar di 20 kecamatan.

Cakuk – demikian ia biasa dipanggil – bercerita, jabatan yang diembannya saat ini sebagai amanah yang dititipkan rakyat. ‘’Waktu saya muda, untuk menjadi bupati sebetulnya sama sekali tidak terbayangkan. Saya jalani hidup ini mengalir saja,’’ ungkapnya.

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Barangkali, karena tanpa beban itulah Muzakir yang berlatarbelakang pendidikan teknik kimia berani memulai karier politiknya sebagai anggota dewan Muara Enim pascareformasi. Sebelumnya, Muzakir muda sudah aktif diberbagai organisasi antara lain, KNPI dan FKPPI yang telah menggodok serta mengasah talenta leadership-nya

Terlepas dari itu, sebetulnya Cakuk bukan lah sosok asing bagi kalangan jurnalis. Pria berusia 60 tahun itu dikenal akrab dengan pers, wajar kalau sebagian besar wartawan di Sumsel menganggap Cakuk sebagai sahabat sekaligus kakak yang kerap menjadi teman diskusi.

‘’Bagi saya kaum jurnalis adalah bagian dari diri saya. Mereka lah salah satu yang siap menjadi patnership sekaligus sparring partner saya dalam membangun Muara Enim,’’ tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Muzakir juga menyambut baik lahirnya media cetak Koran Kito dan berharap bisa membantunya membangun Muara Enim dan Sumsel umumnya. Apalagi menurutnya, tantangan ke depan lebih kompleks maka media massa merupakan salah satu yang mitra untuk menghadapi tantangan tersebut. ‘’Peran media sebagai salah satu pilar demokrasi sangat dipercaya mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat agar apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dapat dipahami dengan baik. Sehingga program-program pemerintah dapat terjembatani dengan baik kepada masyarakat,’’ urainya.

Anak keenam  HM Sai Sohar (Bupati Muara Enin -1975-1988) itu, sekarang terus menggenjot beberapa sektor yang menjadi penunjang pembangunan, misalnya sektor pariwisata dan perdagangn. Karena menurut prediksinya anggaran daerah akan turun sekitar Rp600 miliar karena anjloknya harga komoditi dan menurunnya sumber daya alam (SDA).

Selama delapan tahun menakhodai Serasan Sekundang, Cakuk fokus pada sektor pendidikan salah satunya dengan mengalokasikan anggaran lebih dari 20% dari APBD. Selain itu bidang kesehatan, kemudian infrastruktur jalan dan bangunan juga tak luput dari pehatiannya.

Muzakir berharap, ke depan Muara Enim bakal lebih maju dengan muncul sosok pemimpin yang sungguh-sungguh membangun. “Sebetulnya di Muara Enim ini segalanya ada maka tinggal lah lagi bagaimana berharap pemimpin yang akan datang berpikirlah untuk terus membangun daerah,’’ harapnya.Hasjim