Ramadhan, Polda Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

IMG_20160115_144743

Palembang – Memasuki bulan suci Ramadhan 1437 hijriah, jajaran kepolisian Polda Sumsel kian giat melakukan pengamanan termasuk merazia sejumlah warung yang disinyalir menjual minuman keras.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Djoko Prastowo saat di konfirmasi korankito.com perihal pengamanan tersebut, dirinya menjelaskan jika saat ini ia beserta jajaran telah memerintahkan seluruh polsek yang ada di kota Palembang untuk melakukan patroli rutin, mengingat pada bulan ramadhan banyak kemungkinan para pelaku aksi kriminal melakukan tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Bahkan, ia juga memerintahakan jajaran Polsek untuk melakukan giat patroli malam dan patroli subuh sebagai antisipasi terhadap tindak kejahatan. “Kita akan kerahkan seluruh Polsek untuk melakukan program patroli subuh, dan itu akan kita lakukan setiap hari selama bulan ramadhan,” ungkap Djoko, Minggu (5/6).

Selain itu ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghormati dan menjunjung tinggi toleransi beragama. Bagi warga yang non muslim di harapkan jika menjual dagangan berupa makanan harap tidak terlalu di umbar karena bisa menggangu ibadah warga yang melakukan puasa. “Toleransi beragama itu penting, saya harapkan agar warga bisa saaling menghormati agar ramadhan tahun ini tak ada kendala dan lancar,” jelasnya.

Disinggung mengenai bakal ditutupkah sejumlah tempat hiburan, Kapolda menegaskan, jika ia dan pihaknya mengharapkan agar segala jenis tempat hiburan yang berbau maksiat untuk menutup tempat mereka sementara. Sebab, jika masih dibuka, akan memicu resahnya sejumlah masyarakat yang tinggal si lingkungan tersebut.

“Kita minta untuk tutup. Itu memang bukan wewenang kita, tapi wewenang Pemda. Dan kita hanya bisa membantu Pemda dengan cara memantau secara ketat tempat hiburan yang disinyalir berbau maksiat,” pungkasnya. (korankito.com/kardo)