Jelang Ramadhan, Jasa Pembersih Makam Menjamur

IMG_20160605_170923_AO_HDR

Palembang – Saat menjelang ramadhan, sudah menjadi tradisi masyarakat kota Palembang untuk nyekar atau berziarah ke makam keluarga guna mengirimkan do’a kepada orang tercinta yang telah tiada. Bak jamur, pedagang makanan, pedagang bunga dan pembersih makam musiman juga meramaikan tempat pemakaman umum (TPU) kebun bunga km9 Palembang, Minggu (5/6).

Terang saja moment sekali setahun ini juga tak luput dari pandangan dua orang pelajar SMK yang masih duduk di kelas 10 ini. Kedua remaja tersebut tidak lain adalah Novriansyah (siswa SMK perbankan) dan rekannya Bayu Samudra (siswa SMK N 7). Mereka mengaku jika mereka telah lama menggeluti jasa pembersih makam tahunan menjelang hari-hari besar keagamaan.

Mereka mengakui, tidak setiap hari melakukan kegiatan ini dikarenakan mereka masih bersekolah dan tentu saja ini bukan cita-citanya. Mereka lebih memilih mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan yang dapat menghasilkan uang tambahan dari pada selalu minta kepada orang tuanya hanya untuk jajan dan main atau hura-hura tidak jelas.

“Kami sudah lama kak jadi pembersih makam musimam seperti ini. Daripada waktu libur kami cuma buat main dan hura-hura, mending kami cari tambahan uang jajan itung-itung nambah duit buat beli baju lebaran,” ujar Novriansyah kepada wartawan Koran Kito.

Menurutnya, puncak keramaian peziarah di TPU Kebun Bunga ini terjadi pada Jum’at (3/6) kemarin. “Telat kakak datang hari ini, yang ramai itu hari Jum’at kemarin,” ungkapnya.

Sementara, Kartini selaku peziarah dari km5 mengatakan, jika ia jarang melihat kedua remaja itu disini. “Hampir sebulan sekali saya ditemani anak saya berziarah ke makam almarhum (alm) suami saya, tapi saya tak pernah melihat mereka. Biasanya kami sudah punya langganan tukang bersih makam sendiri,” ujarnya.