Ramadhan, Preman Bakal Dirazia

IMG8765-0976-3354Palembang-Memasuki awal bulan Ramadhan diprediksi tindak kejahatan di wilayah hukum Sumsel akan meningkat. Hal ini membuat Polda Sumsel meningkatkan pengamanan. Selain penambahan personel, para preman juga akan ditertibkan sebagai langkah antisipasi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova mengungkapkan, prediksi peningkatan kejahatan tersebut berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Terbukti, pelaku justru memanfaatkan kesempatan warga yang berpuasa untuk berbuat jahat.

“Kita sudah lama memprediksikan tindak kejahatan selama bulan puasa di Sumsel. Sudah pasti nanti akan meningkat,” ungkap Djarod, Jumat (3/6).

Untuk melakukan langkah antisipasi, Polda Sumsel akan menambah personel yang disiagakan di beberapa pusat keramaian dan tempat ibadah. Dilakukan juga razia terhadap preman yang mengganggu kenyamanan warga menjalankan ibadah.

“Razia rutin kita akan gelar sepanjang bulan puasa. Sampai lebaran, operasi preman juga. Untuk jumlah penambahan personel belum diputuskan,” ujarnya.

Sejauh ini, sambung Djarod, belum terdeteksi ancaman teror di wilayah hukum Polda Sumsel. Namun, warga diimbau tetap waspada dan melaporkan ke pihak kepolisian jika mengetahui rencana teror oknum-oknum tertentu.

“Sumsel biasanya aman aksi teror, sejauh ini belum terpantau. Tapi, tetap kita waspadai,” pungkasnya.korankito.com/kardo