Tahanan Polresta Baku Hantam

foto 5Palembang-Lima tahanan Polresta Palembang terlibat baku hantam, Jumat (3/6) sore. Pemicu keributan, disebut-sebut lantaran empat tahanan tidak senang diminta uang kamar oleh kepala kamar sebelum dijenguk oleh keluarganya.

Keempat tahanan ini kemudian melakukan pengeroyokan terhadap kepala kamar di sel tahanan Polresta Palembang.  “Masalahnya ada tahanan yang tidak senang saat ditagih uang untuk keluar tahanan, ketika dibesuk oleh keluarganya. Jadi, tahanan yang tidak senang itu, melakukan pengeroyokan terhadap kepala kamar,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Mendapati ada keributan, petugas piket dengan sigap masuk ke dalam sel tahanan guna melerai perkelahian itu. Bahkan, anggota Propam Polresta Palembang juga turut andil bagian mengamankan situasi di dalam ruang tahanan.

Setelah situasi kondusif, kelima tahanan langsung dikeluarkan dari dalam sel tahanan dan dibawa Propam Polresta Palembang untuk diamankan serta dimintai keterangan terkait perkelahian tersebut.

Namun ketika dimintai konfirmasi, jajaran Polresta Palembang tidak satu pun yangbisa memberikan konfirmasi. “Jangan ganggu dulu ya, karena mereka masih diperiksa, nanti terganggu,” ujar salah seorang petugas Propam yang menggiring tahanan yang terlibat perkelahian di dalam sel.

Saksi mata bernama Wan membenarkan adanya perkelahian itu. Ia mengira adu jotos tahanan tersebut melibatkan anggota keluarganya yang sedang di dalam. Tetapi ketika dirinya melihat, bukan dari keluarganya yang terlibat baku hantam itu.

“Takut kami jadinya, karena di dalam ada tahanan yang berkelahi. Saya takutnya itu dari keluarga kami yang ditahan. Tapi, ketika dikeluarkan oleh petugas dari sel, ternyata bukan,” ujar Wan, salah seorang pembesuk tahanan.korankito.com/deny