Bisa Dipercaya

Pansel Sekda Libatkan Pejabat Pemkot

heri kurniawan

Palembang – Proses seleksi jabatan terbatas untuk delapan jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang saat ini sudah hampir selesai. Saat ini, Pemkot Palembang pun mulai menyiapkan proses seleksi lelang terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang dan tiga jabatan eselon II lainnya.

Plt Sekda Palembang Kurniawan mengatakan, prosesnya akan dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan dan kepanitiaan seleksi (Pansel). Kemungkinan, untuk pansel lelang bagi Sekda dan tiga jabatan lain tersebut akan melibatkan pihak Pemkot Palembang.

Berita Sejenis
1 daripada 3.088

“Komposisinya 30 persen merupakan orang dari Pemkot dan 70 persen dari luar. Tetapi juknisnya kita belum tahu siapa orang dari Pemkot yang layak menjadi anggota panitia, mengingat jabatan Sekda kan PNS tertinggi, rasanya tidak mungkin jabatan Asisten I atau Kepala BKD ikut melakukan tes,” terangnya, Selasa (31/5).

Ia menyatakan, 70 persen untuk kepanitiaan kemungkinan berasal dari akademisi atau birokrat provinsi. “Tidak akan ada lagi keterlibatan kepanitiaan dari pusat, karena ini kan murni dari Pak Walikota. Kalau kasus yang kemarin itu beda, jadi memang harus melibatkan dari kementerian dan BKN,” jelasnya.

Selain Sekda yang saat ini dijabat oleh Plt, tiga jabatan yang akan dilelang juga, yakni Sekretaris Dewan (Sekwan), Asisten IV, serta posisi Kepala Inspektorat. “Nanti pansel dibentuk oleh Pak Walikota, atas rekomendasi dari KASN,” ucapnya.

Untuk proses lelang jabatan terbuka kali ini, siapapun berhak untuk mendaftarkan diri sesuai kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan pada posisi tersebut. Selain itu, kepala daerah atau pimpinan calon peserta pun harus memberikan rekomendasi pada pejabat yang berniat mendaftarkan diri.

Iapun menilai, berdasarkan hasil assessment yang diikuti seluruh pejabat Pemkot Palembang satu pekan lalu di Bandung, dapat menjadi dasar bagi Walikota untuk memberi rekomendasi jika ada pejabat yang berniat mengikuti lelang terbuka. “Kita tentu berharap semua jabatan Plt ini segera diisi jabatan sebenarnya. Semoga juga proses lelang terbuka ini bisa segera dimulai, karena kita juga perlu melakukan penganggaran untuk prosesnya,” tuturnya. (korankito.com/ria)