Ini Pandangan Hyun Koo Tentang Sepak Bola Indonesia

IMG_4651

Palembang – Sepertinya pemain tengah Sriwijaya FC, Yuu Hyun Koo mendapat sedikit pencerahan usai melakoni laga SFC kontra Mitra Kukar, Minggu (29/5). Pemain berpaspor Korea ini berpendapat paradigma sepakbola Indonesia harus diubah usai laga yang berlangsung di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) kemarin.

“Setiap orang berpendapat, jika bermain di home maka semua berfikir harus menang. Padahal tidak seperti itu,” ujarnya ketika diwawancarai.

Persepsi setiap penggemar sepakbola dalam melihat pertandingan yang mengatakan bahwa jika main di kandang sendiri pasti menang, itu salah. Menurutnya, masih ada beberapa faktor meskipun faktor itu sendiri berpihaka pada tuan rumah seperti lapangan yang sudah dihafal medannya oleh tim tuan rumah dan suporter. Sehingga ia berharap, persepsi itu segera diubah.

“Kita sudah bertanding melawan Mitra Kukar dan kita lihat sendiri. Sepakbola Indonesia tidak seperti itu, baik home ataupun away sama saja, tidak ada beda,” ujarnya.

Sementara, dalam laga kandang SFC melawan Mitra Kukar, tim Naga Mekes -julukan Mitra Kukar- berhasil menahan tim tuan rumah sehingga pertandingan menghasilkan imbang 0-0. Dari pantauan jalannya pertandingan, Mitra Kukar masih bisa mengancam gawang yang dijaga oleh kiper muda SFC Teja Paku Alam. Marlon cs terlihat tidak tertekan meski seisi stadion notabenenya merupakan pendukung skuad yang diasuh Widodo tersebut.

Meskipun demikian, Sahar Ginanjar mengalami sendiri kekuatan dari Laskar Wong Kito. Menurut penjaga gawang Mitra Kukar ini tim SFC memang cukup hebat dan kompak di segala lini. “Saya sudah melihat dari media pertandingan antara Sriwijaya FC dan Madura United, dimana Sriwijaya berhasil meraih gol hingga 5-0, sama seperti itu mereka bermain,” ungkap Sahar.

Ia tertekan karena bermain di kandang lawan, namun dengan gaya permainan yang tenang namun tetap agresif, mantan pemain Pelita Bandung Raya ini akhirnya mampu mengamankan gawang timnya hingga babak kedua berakhir.“Saya yakin jika kita mau dan terus berusaha, insya Allah kita pasti bisa,” tukasnya. (korankito.com/resha)