Bisa Dipercaya

Gulat Targetkan Dua Emas

Jpeg

Palembang – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XIX Jabar 2016, cabang olahraga gulat Sumsel optimis meraih emas. Pelatih Gulat Sumsel Deni Syahputra yang mengungkapkan bahwa ia dan anak asuhnya akan mengincar emas di ajang olahraga empat tahunan September nanti.

“Target kita dua emas, itu ditargetkan dari KONI. Pengamatan saya sebagai pelatih, kita punya peluang untuk itu baik di nomor 98 maupun 125,” ujarnya kepada Koran Kito ditengah Musyawarah Provinsi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia, Selasa (31/5).

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Dari total 25 pegulat yang ada di Sumsel, Pengurus Provinsi (Pengprov) mengutus empat atlet untuk bertarung di PON nanti. Empat orang ini didapat dari seleksi pra-Pon yang diselenggarakan 25 November 2015 lalu. Empat orang tersebut adalah kelas 125 Kg gaya bebas atas nama Ronald Lumban Toruan,  Dedi Haryadi Kelas 98 Gaya Bebas, kelas 85 gaya Grigo atas nama Wayan Murdiana dan kelas 98 Grigo atas nama Kuanto.

Menurutnya, ia melihat ada potensi pada Ronal di nomor 125 Bebas dan Quanto di nomor 98 Grigo. Selain itu, ia juga akan mewaspadai dua provinsi yakni Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Dua provinsi ini yang menjadi batu sandungan tim gulat Sumsel dalam meraih emas PON 2012 lalu. “Kemarin Kalsel dan Kaltim yang jadi sandungan kita meraih emas. Atlet mereka hanya lebih senior dari Quanto. Namun yang jadi peluang kemenangan Quanto lebih muda, jadi lebih fresh,” tuturnya.

Untuk itu, ia telah menyiapkan rencana pembinaan terhadap para atlet yang akan turun ke lapangan. Mulai dari rencana Training Camp hingga Try Out langsung ke Kaltim ketika mendekati PON ke-XIX Jabar 2016 September nanti.

Sementara itu Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Asral Mahrom menegaskan bahwa target dua emas harus dicapai oleh cabor gulat. Ia melihat adanya potensi dari dua pegulat Sumsel, yakni atas nama Ronald Lumban Turuan Quanto. Untuk itu, pengurus harus sinergi dalam melatih atlet agar tercapai hal yang diinginkan. (korankito.com/resha)