Bisa Dipercaya

Diduga Lecehkan Anak Tetangga, Rio Ditangkap Polisi

IMG_20160529_174306

Palembang – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, berhasil mengamankan satu pelaku yakni Rio (41) warga Perumahan OPI Jakabaring, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I. Tersangka, diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap BG (9) yang tak ayal tetangganya sendiri.

Namun, saat diamankan Rio berkilah telah melakukan perbuatan. Ia mengatakan kejadian tersebut bermula ketika BG membeli satu bungkus rokok di warung miliknya. Tetapi, korban mengambil sendiri rokok yang hendak dibelinya.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Dari situlah, dirinya mengira BG hendak mencuri bukan ingin membeli rokok. Lantas, ia langsung keluar rumahnya menuju ke warung dan menurunkan BG yang masih ingin mengambil rokok.

“Waktu saya turunkan, tak sengaja memegang selangkangan dia hingga tepat di kemaluannya dan bagian dada. Lalu, saya tanya kau mau mencuri, dia menjawab mau beli rokok, dan saya ambilkan rokoknya lalu dia pulang,” jelasnya.

“Jadi kronologi yang sebenarnya seperti itu pak, bukan seperti yang dituduhkan orang tua BG kepada saya. Sumpah, itulah yang sebenernya terjadi, saya tidak ada niat untuk melecehkan korban,” tambah lelaki yang sudah berumah tangga selama lima tahun.

Menurut Rio, kejadian ini buka pertama kali korban membeli di warung miliknya berlagak seperti pencuri. Sebelumnya, korban juga pernah mengambil sendiri mie dan gula 1 kg di warungnya.

“Posisi barang dagangan di warung saya ini, saya letakan bagian atas. Jadi korban ini naik kursi mengambil barang yang hendak dibelinya. Nah waktu itu saya juga, turunkan korban dari kursi yang dinaikinya,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan kasus Rio saat ini tengah dalam proses penyelidikan pihak Satreskrim. Guna penyelidikan lebih dalam Rio untuk saat ini terpaksa diamankan di Mapolresta Palembang.

“Jika terbukti bersalah Rio terancam Pasal 284 KUHP tentang  pidana perlindungan anak di bawah umur yang ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” singkatnya. (korankito.com/denny)