30 Persen Tiket Mudik Sudah Terjual

09-48-21-mudik-di-stasiun-kertapati

Palembang – Pemesanan tiket kereta api (KA) pada arus mudik tahun 2016 ini diperkirakan akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Pasalnya, pada arus mudik kali ini bertepatan dengan liburan sekolah. Meski demikian, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) tidak akan menambah jumlah kursi ataupun gerbong. Namun, pihak PT KAI akan meningkatkan pelayanan yang ada di dalam kereta api bagi penumpang.

Manager Humas PT KAI (Persero) Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, pemesanan tiket KA dengan tujuan Palembang-Tanjung Karang dan Palembang-Lubuk Linggau untuk H-7 lebaran saat ini masih belum banyak dipesan pemudik.  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat, baru terpesan 30 persen tiket dipesan untuk dua tujuan itu, tapi diprediksikan saat memasuki bulan ramadhan akan ludes terjual.

“Sampai hari ini,  Senin (30/5) ketersediaan tiket KA per hari untuk tiga kelas sebanyak 2.096 kursi. Untuk pemesanan tiket mudik dan balik sudah bisa dipesan 90 hari sebelum keberangkatan. Secara keseluruhan pemesanan tiket mudik baru terpesan 30 persen. Ketersediaan tiket untuk tujuan Palembang-Lubuk Linggau sebanyak 970 tiket, sedangkan Palembang-Tanjung Karang 1.126 tiket per hari,” ujanya.

Kembali kata Aida, jika tiket H-7 dan H+7 lebaran, untuk kelas ekonomi tersedia 1.252 kursi. Masing-masing 578 kursi tujuan Palembang-Lubuk Linggau, sedangkan untuk tujuan Palembang-Tanjung Karang sebanyak 684 tiket. Untuk kelas ekonomi sejak tahun lalu sudah dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan.

“Untuk kelas ekonomi harga tiket Rp33.000 per orang, saat ini pemesanan tiket kelas ekonomi masih normal dikisaran 20-30 persen, dan sudah bisa dipesan sejak 90 hari sebelum keberangkatan,” tegasnya.

Untuk harga tiket kelas bisnis dan eksekutif, kata dia, berlaku tarif batas bawah dan batas atas. Untuk tujuan Palembang-Lubuk Linggau, tarif batas bawah Rp100.000 hingga Rp130.000, sementara tarif batas atas Rp140.000 hingga Rp170.000. Sedangkan, tujuan Palembang-Tanjung Karang sendiri tarif batas bawah Rp125.000 hingga Rp150.000, sedangkan tarif batas atas Rp160.000 hingga Rp190.000 per orang.

“Lonjakan pemudik tertinggi biasa terjadi pada H-3 lebaran, sebelum dan setelah itu biasanya jumlahnya menurun. Namun, untuk kelas ekonomi, pengalaman yang sudah-sudah selalu full booking,” tuturnya.

Diperkirakan tahun ini permintaan akan terus tinggi setelah pengumuman libur sekolah sekaligus libur lebaran. Meski begitu, untuk wilayah Sumbagsel diperkirakan tidak akan setinggi lonjakan penumpang di Pulau Jawa. “Untuk ketersediaan kursi kami rasa sudah cukup, karena saat ini banyak alternatif kendaraan mudik. Persiapannya, lebih meningkatkan dari sisi pelayanan,” ujarnya kepada Koran Kito.

Ia menghimbau, untuk para pemudik untuk memilih moda transportasi yang sesuai dan aman, pemesanan tiket pun sebaiknya dipesan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan agar tidak lehabisan ketika ingin mudik. Saat menaiki kendaraan umum pun, tidak perlu mengenakan perhiasan yang mencolok.

“Jelang H-10 lebaran nantinya akan ada posko-posko setiap stasiun, kami pun kerja sama dengan pihak kepolisian. Tapi tentunya penumpang harus selalu waspada nantinya,” pungkasnya. (korankito.com/ejak)