Bisa Dipercaya

Pelaku Pencurian Hp Diamuk Warga

image

Palembang- Pelaku pencurian handphone milik M Soleh (30) warga jalan Sosial, Kecamatan Sukarami Palembang, diamuk warga yang sedang melintasi Jalan Ahmad Yani, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Sabtu (28/5) sore.

Ditangkapnya pelaku, saat berada di depan minimarket yang terletak di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lalu, melihat adanya tersangka, korban yang sedang mencari pelaku, langsung meneriaki maling, sehingga, mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Berita Sejenis

Ponsel Ojol Dilarikan Rekan Seprofesi

Lagi! Saat Nonton Bola, Sepeda Motor Raib

Tidak Punya Ongkos Pulang, Budi Curi Kotak Amal Masjid

1 daripada 25

Tak pelak, tersangka Nando Simanjuntak (29) warga Sersan Sani, Lorong Kandis III, RT 12, RW 04, Kecamatan Kemuning, langsung dihadiahi bogem mentah oleh warga yang telah mendatangi lokasi.

Melihat adanya kerumunan warga, pihak kepolisian Polsek Seberang Ulu (SU) I yang saat itu sedang melakukan patroli keliling, langsung turun dan mengamankan pelaku dari amukan masa. Lalu, pelaku dibawa ke Mapolsek SU I.

“Pelaku ini, selalu bilangnya nanti, nanti dan nanti waktu saya telepon minta kembalikan Hp. Lalu, saya terus mencari dia, pas melintasi kawasan SU I, saya melihat dia sedang berdiri, langsung saja saya teriaki maling. Medengar teriakan saya, warga langsung ramai, memukulinya,” ucap korban saat ditemui di ruang Mapolsek SU I.

Menurut Soleh, ia mengenal pelaku sudah lama. Sejak l, keduanya masih menginjakkan kaki di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Lalu, pada Senin (23/5) lalu, pelaku mendatangi rumahnya, untuk sekedar bermain saja. Namun saat Nando, pergi handphone milik anaknya sudah bawa lari oleh pelaku.

“Kami pernah buka bengkel bersama, namun akhirnya dia bisa buka bengkel sendiri. Waktu itu, dia main kerumah saya, sekitar pukul 10:00 WIB pagi. Pas dia pulang, telepon anak saya sudah hilang, saya yakin kalau dia yang mengambilnya, karena belum ada orang yang masuk kerumah,” katanya.

“Apalagi, ketika saya telepon dia yang mengangkatnya, ternyata benar, handpone adanya ditangan dia. Dia bilang, pinjam sebentar saja. Tetapi sampai sekarang belum juga dikembalikannya, dari situlah, saya cari dia kemana-mana,” tambah Soleh.

Sementara, pelaku Nando mengakui perbuatanya tersebut. Menurutnya, ia mengambil handpone milik Soleh, lantaran dirinya tidak memiliki hp. “Saya khilaf pak, waktu itu hp diatasi meja, karena tidak ada orang, saya ambil saja. Untuk pakai sendiri, karena saya tidak punya handpone,” tuturnya.

Disis lain, Kapolsek SU I, AKP M Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Reskrim SU I Iptu Azuwan membenarkan adanya penangkapan pelaku yang diduga usai menjalani aksi penjambretan. Tersangka ditangkap oleh warga yang sedang berada di lokasi.

“Ketika pihak kami, sedang melakukan patroli keliling, melihat adanya kerumunan warga, lalu ketika di cek, ada satu tersangka yang diduga pelaku penjambretan. Karena, TKP nya ada di wilayah hukum Polsek Sukarami, jadi tersangka akan kita limpahkan disana,” ujarnya. (korankito/denny)