Suka Cita Alumni SMP LTI IGM Gelar Perpisahan

IMG_5987Palembang-Sebanyak 92 siswa kelas IX angkatan ke-10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) LTI IGM Palembang resmi dilepas. Pelepasan para alumni yang digelar di aula Yayasan IGM Lantai II berlangsung meriah dan spektakuler.

Siswa-siswi yang hadir kompak mengenakan busana muslimah berwarna hijau nyaris sama dengan yang dikenakan para guru SMP LTI IGM Palembang.  Pelepasan siswa bertema Farewell Party for The Third Years Students of LTI IGM Junior Hight Scholl The Tenth Graduation Periode 2013-2016 untuk menciptakan generasi berwawasan lingkungan, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kapolsek Sukarame, serta para walimurid kelas IX SMP LTI IGM Palembang. Banyak kesan-kesan, pesan dan harapan yang disampaikan baik oleh Kepala Sekolah SMP LTI IGM, perwakilan dari Polsek Sukarami, serta para walimurid dan siswa Kelas IX. Kegiatan ihni juga diisi acara hiburan seperti tarian Sriwijaya, teater drama, dan pertunjukan musik akustik yang menggunakan alat-alat sederhana yakni galon isi ulang.

Kepala Sekolah SMP LTI IGM Palembang Suharti Spd mengaku merasa terharu dengan pelepasan para siswa ini. Terlebih banyak prestasi yang telah diraih para siswa SMP LTI IGM sehingga tidak kalah dengan sekolah negeri lainnya.  “Semoga setelah dilepas, para siswa mampu menjadi penerus bangsa dan menjadi seorang pemimpin. Sekaligus menjadi para siswa yang cerdas dan berakal mulia serta cinta lingkungan,” ujarnya, di lokasi kegiatan, Sabtu (22/5).

Suharti berpesan agar paea alumni ini selalu disiplin dan tetap menjaga nama baik sekolah. “Tetaplah melakukan hal-hal positif yang telah diajarkan oleh guru-guru di sekolah kita ini,” pesan sang kepala sekolah.

Humas SMP LTI IGM, Maulida menambahkan, pelepasan siswa merupakan program tahunan. Kali ini pelepasan siswa angkatan ke-10 ini sengaja digelar sebelum kelulusan karena pengumuman kelulusan pada bulan Ramadhan.  Menurut Maulida, proses belajar mengajar di SMP LTI IGM, menerapkan kelas bilingual dua bahasa yakni bahasa Inggris dan Indonesia. SMP LTI IGM yang tergabung kedalam yayasan IGM juga mengedepankan penanaman karakter.

Salah satu wali murid kelas IX, Helda menuturkan sangat berterima kasih kepada tim pengajar SMP LTI IGM. “Sebagai walimurid sangat setuju dengan cara proses belajar mengajar di SMP LTI IGM. Siswa lebih diperhatikan lagi karena jumlah murid dalam satu kelas tidak banyak. Komunikasi tenaga pengajar dengan walimurid juga sangat baik. Walimurid selalu di beritahu jika ada kendala dari sisi proses belajar mengajar anak di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu salah satu siswa Muhammad Duta Mas Agung Putra, mengaku sangat terkesan selama menimba ilmu di SMP LTI IGM. Selain karena fasilitasnya yang lengkap sistem belajarnya juga membuat siswa lebih mudah mengerti. “Dan, tak kalah pentingnya semua guru guru baik-baik. Pokokinya enak sekolah di IGM, terima kasih sepada semua guru yang telah membingbing kami selama bersekolah di SMPN LTI IGM,” pungkasnya.korankito.com/ria