Koruptor DAK Disdikpora Palembang Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara

IMG_20160523_194826Palembang – Sama halnya dengan Hasanudin, Rahmat Purnama yang juga menjadi terdakwa kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK ) Disdikpora Kota Palembang dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan penjara dalam persidangan Pengadilan Tipikor Palembang, Senin (23/5). Majelis hakim yang diketuai Kamaludin juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp50 juta subsidair tiga bulan penjara kepada terdakwa Rahmat.

Menurut majelis hakim, Rahmat dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan maksud menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu kooporasi. Caranya melakukan pemotongan sebesar 10 persen dari total dana DAK 2013 yang diterima oleh 62 kepala sekolah dengan kerugian negara sebesar Rp2.724.134.000.

Atas perbuatannya terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 3 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Atas putusan ini terdakwa berhak menolak atau pikir-pikir. Bila dalam waktu yang ditentukan tidak menyatakan sikap maka dianggap menerima dan putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap,” tandas hakim.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iskandarsyah Alam SH, menuntut Rahmat Purnama  dengan pidana penjara selama 3 tahun denda 50 juta subsidair 6 bulan penjara serta membayar uang pengganti sebesar Rp2.724.134.000 dikurangi uang yang dikembalikan terdakwa sebesar Rp80 juta.korankito.com/ria