Bacok Anggota Polda Sumsel, Rendi Diringkus

IMG-20160524-00034Palembang-Salah sasaran membacok, Rendi (21), warga Jalan Rambutan samping PDAM Tirta Musi, Kecamatan Gandus Palembang, harus berurusan Polsek Ilir Barat (IB) ll, Palembang. Pasalnya, korban pembacokan ternyata Briptu AG anggota Polda Sumsel.

Kronologi kejadian, Senin (23/5) sekitar pukul 16:30, korban yang saat itu hendak menjual motor Yamah Vixion BE 4615 MAN datang ke daerah Jl Nur, Kelurahan 32 Ilira Kecamatan Ilir Barat IIa Palembang, bersama rekannya Idris.

Saat itu Idris mengajak korban ke rumah mantan Istrinya yakni RD karena anaknya hendak membeli motor. Setibanya di rumah mantan istri Idris, suami RD yakni Zainuri meminta korban dan Idris bernegosiasi di rumah orangtua RD yang tak jauh dari rumahnya.

Namun saat hendak menaiki motor, tiba-tiba korban dibacok oleh anak Zainuri yakni H bersama tersangka Rendi menggunakan dua bilah parang. Melihat kejadian tersebut, Idris langsung melarikan diri. Dan kedua pelaku pun juga kabur meninggalkan dua bilah pedang tak jauh dari lokasi.

Akibat kejadian tersebut, Briptu AG mengalami luka bacok hingga hampir mengenai tulang belakang yang dibacok sebanyak lima kali oleh kedua pelaku.

Anggota Polsek Ilir Barat ll, Palembang, langsung berkoordinasi dengan Polresta Palembang dan mendatangi lokasi kejadian. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap Rendi di kediamannya, Selasa (24/5) sekitar pukul 01:30.

Di hadapan petugas, Rendi mengaku saat itu ia diajak temannya H yang tak lain anak kandung Zainuri yang diketahui memiliki dendam dengan Idris karena pernah terlibat cekcok dengan Zainuri. Namun saat ia beserta H melakukan pembacokan, ia tidak mengetahui jika yang dibacok tersebut bukan Idris, melainkan Briptu AG.

“Saat itu H bilang, Ren ambil parang di rumah ada musuh bapak datang. Saat itu H lari dan saya juga lari, tapi saat itu Idris kabur, tinggal korban saja, dan saya tidak tahu kalau korban adalah anggota polisi,” ungkap Rendi saat diamankan di Mapolsek Ilir Barat (IB) ll, Palembang.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan dua bilah parang dan sepeda motor milik korban.

Kapolsek Ilir Barat (IB) ll Palembang Kompol Ahmad Firdaus, mengatakan, motif pembacokan salah sasaran, sebab kedua pelaku mengira korban adalah Idris. Sedangkan pelaku Rendi sudah diamankan dan pelaku H kini masih dalam pengejaran petugas.

“Motifnya dendam, tapi tersangka ini tidak tahu jika yang dibacok merupakan anggota polisi. Saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku H. Dan untuk anggota yang menjadi korban, sekarang sudah dirawat di rumah sakit RA Charitas Palembang,” pungkas Firdaus.Korankito.com/kardo