Waspadai Makanan Berfomalin di Pasar Bedug

Pasar-ramdhanPalembang- Ancaman makanan berformalin selalu menghantui selama bulan suci Ramadhan. Masyarakat dituntut jeli dan waspada saat membeli beragam penganan. Terutama pada jajanan berbuka puasa yang banyak ditawarkan menjelang bulan puasa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang Anton Suwindro mengimbau, masyarakat agar mewaspadai jajanan berpengawet maupun zat berbahaya lainnya.

Menurut Anton, masyarakat harus jeli dan teliti dalam membeli jajanan pangan, terlebih yang akan dijajakan di pasar-pasar beduk pada bulan Ramadhan. “Karena kebanyakan makanan berbuka puasa merupakan makanan basah,” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (23/5).

Masyarakat harus bisa memperhatikan ciri-ciri jajanan mengandung formalin atau zat berbahaya lainnya seperti makanan yang terlalu mengkilat atau warna mencolok yang tidak seperti kondisi makanan pada umumnya. “Sudah saatnya jadi konsumen yang paham, harus cermati makanan berwarna cerah dan rasa yang tidak biasa,” tegasnya.

Pengusaha jajanan rumahan pengisi pasar beduk juga diminta untuk tidak menggunakan bahan atau zat kimia yang berbahaya. Pasalnya di momen Ramadhan kerap ditemukan bahan makanan yang mengandung formalin dan boraks pada sampel pasar beduk.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kota Palembang Juni Haslansi menambahkan, masyarakat yang akan menggelar pasar beduk mesti mengajukan izin langsung ke pihak kecamatan masing-masing. Ia mengaku hingga saat ini belum ada aturan khusus terkait gelaran pasar beduk.korankito.com/ejak