Contra Flow Belum Efektif Urai Kemacetan di Ampera

Jpeg

Palembang-Untuk mengurai kemacetan di atas Jembatan Ampera saat jam-jam sibuk, Satlantas Polresta Palembang mulai hari ini, Senin (23/5), memberlakukan sistem Contra Flow bagi pengendara yang melintasi kawasan tersebut.

Namun, sistem yang diharapkan mampu mengatasi kemacetan, sepertinya belum efektif. Terlihat, masih terjadi penumpukan kendaraan di pangkal Jembatan Ampera, Kelurahan 7 Ulu. Bahkan, padatnya kendaraan hingga di atas dan bawah fly over Jakabaring.

Selain itu, contra flow yang direncanakan dimulai pukul 07:00 hingga pukul 09:00 WIB, hanya berjalan 1,5 jam. Pasalnya, terjadi antrean panjang kendaraan dari arah Seberang Ilir yang hendak menuju Seberang Ulu. Saking parahnya, macet kendaraan sepeda motor maupun mobil hingga mencapai depan Internasional Plaza (IP).

Namun, menurut Kasat Satlantas Polresta Palembang Kompol Benny Prasetyo, dengan adanya contra flow, setidaknya terjadi sedikit pengurangan jumlah kendaraan yang hendak menuju Seberang Ulu, di pangkal Jembatan Ampera tepatnya Kawasan 7 Ulu.

“Hasilnya, terjadi sedikit pengurang kepadatan lalulintas dari arah Jakabaring. Selain itu, kita juga melakukan penutupan jalan dari arah Plaju hendak ke Ampera, mereka harus terlebih memutar di kawasan Jakabaring. Kalau, Contra Flow di sore hari akan dimulai dari jam lima,” ujarnya.

Ditambahkanya, usai melakukan contra flow di hari pertama, pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk terus mengurangi kemacetan yang terjadi di atas Ampera.

“Kita akan menambah kekuatan personel, dari Polantas, Dishub dan dibantu Polsek terkait. Kemacetan yang terjadi di Ampera ini, dikarenakan adanya penyempitan jalan di pangkal Ampera, selain itu perbaikan jalan juga menjadi permasalahannya, karena pengemudi memperlambat laju kendaraan, saat melintasi jalan yang diperbaiki,” ujarnya.

Masih dikatakan Benny, hari ini pihaknya bersama Dinas Perhubungan Kota Palembang, melakukan ujicoba Cotnra Flow, agar kemacetan yang terjadi di ruas jalan Ampera sedikit terselesaikan.

“Kita bisa lihat arus lalulintas setiap pagi dan sore terjadi peningkat yang disignifikan, terjadi kepadatan di jam-jam itu. Maka dari itu, kita melakukan ujicoba Contra Flow untuk meminimalisir,” jelas Benny saat ditemui sedang mengatur arus lalulintas di Jembatan Ampera.

Untuk diketahui sistem contra flow adalah sistem dimana kendaraan melintasi Jembatan Ampera akan dibagi menjadi 3:1. Artinya, di pagi hari, kendaraan dari Seberang Ulu hendak menuju Seberang Ilir akan menggunakan tiga jalur, sedangkan kendaraan dari seberang Ilir ke Seberang Ulu hanya memakai satu jalur.korankito.com/deny