Penuhi Stok Darah, PMI Jemput Bola

IMG-20160522-WA0001

Palembang – Kebutuhan akan kantong darah di Kota Palembang setiap bulannya selalu tinggi. Berdasarkan data dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang jumlah kebutuhan akan kantong darah setiap bulannya antara 4.000 – 4.500 kantong darah. Hal ini di katakan Dokter Pelaksana Harian PMI Kota Palembang dr Evi Lusiana saat di temui pada acara Menuju Satu Juta Kantong Darah yang di adakan oleh Bintang Toejoeh (Extra Joss) di Kambang Iwak Park Family, Minggu (22/5).

Menurut Dr Evi, untuk memenuhi kebutuhan setiap bulannya PMI Kota Palembang bekerja sama dengan instansi pemerintah dan instansi swasta lainnya. “Kita usahakan selalu untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut setiap bulannya. Kebanyakan pendonor yakni dari kalangan PNS, TNI dan kalangan masyarakat umum yang bekerja di instansi swasta,” ujarnya.

Namun, memang Instansi Pemerintah seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian memberikan kontribusi yang besar dalam memenuhi kebutuhan akan kantong darah untuk Kota Palembang. Kontribusi yang diberikan dari instansi pemerintah bisa mencapai 70-80 persen setiap bulannya. Selain mendapatkan pendonor dari instansi pemerintah, lanjut Dr Evi pihaknya juga rutin mengadakan kegiatan-kegiatan donor darah yang diadakan di tempat-tempat umum pada hari libur.

Seperti mengadakan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang melakukan CSR perusahaan melalui kegiatan donor darah. “Untuk kegiatan-kegiatan di hari minggu biasanya target kita 50-100 kantong darah. Kegiatan seperti ini rutin setiap Minggu kita lakukan,” tambahnya.

Bahkan sudah satu tahun ini PMI Kota Palembang menjangkau remaja-remaja sekolah yang telah berusia 17 tahun untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya. Jemput bola pun di lakukan pihak PMI Kota Palembang ke sekolah-sekolah yang ada di Palembang. Memberikan info sedari awal mungkin kepada pelajar sekolah agar kegiatan mendonorkan darah menjadi gaya hidup (lifestyle) dengan istilah “ga donor ga keren”.

Bukan hanya di sekolah-sekolah saja jemput bola pun dilakukan pada kampus-kampus di Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Palembang. Dan pada tanggal 3 Juni mendatang akan bekerja sama dengan kepolisian daerah (Polda) Sumatera Selatan mengadakan kegiatan donor darah dengan target 600 kantong darah.

“Kita usahakan untuk menjangkau ke semua kalangan. Masyarakat yang sudah berusia minimal 17 tahun sudah bisa ikut berpatisipasi donor darah. Karena selain dapat membantu ketersediaan stok darah juga bermanfaat untuk kesehatan kita semua,”tukasnya. (korankito com/ria)