Bisa Dipercaya

Perbaikan Jalan, BBPJN Targetkan H-30 Lebaran Selesai

perbaikan-jalan

Palembang –  H-30 Hari Raya Idul Fitri tahun 2016 ini, jalur utama di lintas Sumatera Selatan dipastikan mulus dan lancar. Balai Besar Jalan Nasional (BBPJN) wilayah III menargetkan hingga akhir Mei atau sebelum bulan Ramadhan, jalur mudik ini akan siap dilalui.

Kepala Satker BBPJN Wilayah Metropolis, Gunawan mengatakan, untuk jalan di wilayah sekitar kota Palembang, dari Simpang Meranjat (Ogan Ilir) hingga ke Betung (Musi Banyuasin) yang memiliki panjang sekitar 100 kilometer sedang dalam tahap pengerjaan perbaikan jalan. Namun, ia mengaku jika masih ada jalan yang belum nyaman seperti di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane Palembang sepanjang 25 meter dan Jalan Alamsyah Palembang yang mengalami rusak berat.

Berita Sejenis

Jalan Lintas Timur Belum Layak

Jalur Lintas Timur Masih Rusak

“Ditemukan ada beberapa lubang di jalanan yang cukup membahayakan bagi pengguna jalan, dan akan segera kami tuntaskan. Ditarget akan diperbaiki semua akhir Mei ini sebelum memasuki bulan Ramadan,” ujarnya, Kamis (19/5).

Dilanjutkan Gunawan, ada juga jalan rusak berat di yang dalam satu minggu ini bakal selesai perbaikan. Upaya perbaikan dengan cara pembongkaran agregat kelas A sebab lubang jalan ini memiliki kondisi yang cukup dalam. Sedangkan di jalan lintas Palembang-Indralaya sendiri juga sudah mulai dilakukan perbaikan, perluasan jalan, dan tambahan bahu jalan.

“Jalan di sepanjang Palembang-Betung banyak lubang dan jalan rusak, ini karena masuk musim hujan sehingga terjadi sledding. Kita kejar untuk pengerjaannya sebelum lebaran,” ungkap Gunawan kepada Koran Kito.

Disinggung mengenai anggaran perbaikan, Gunawan menjelaskan, untuk perbaikan jalan dari Simpang Meranjat-Betung, tahun ini dikucurkan dana Rp60 miliar. Dana itu untuk perbaikan jalan secara total.

“Ada juga dana tambahan untuk perbaikan Batas Palembang – Jalan Alamsyah sebesar Rp30 miliar, pemeliharaan rutin Rp5 miliar dan pelebaran jalan di Palembang-Indralaya Rp17,5 miliar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satker BBPJN Wilayah I Heru Setiawan mengatakan, pihaknya bertanggung jawab atas jalan Simpang Meranjat-Batas Lampung dan Betung-Batas Jambi. Saat ini sudah mulai dilakukan perbaikan jalan untuk rute keduanya. “Ini jalan yang sering dipakai untuk arus mudik, karenanya memang target kita pada H-30 sudah harus selesai,” ungkap dia.

Dijelaskan Heru, untuk jalan Simpang Meranjat-Batas Lampung sepanjang 103 kilometer dan Betung-Jambi yang memiliki panjang 167 kilometer, disebutkan hanya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

“Kalau rusak berat tidak ada. Karenanya kita fokus pada penambalan jalan yang rusak. Di wilayah itu juga tidak ada pelebaran jalan. Untuk perbaikan jalan ini dikucurkan dana 453 miliar dari dana APBN tahun ini,” jelasnya kepada Koran Kito.

Selain perbaiki jalan, anggaran tersebut juga dikucurkan untuk membangun tiga jembatan duplikat di sepanjang jalan itu. Yakni jembatan duplikat Tebing Sulu sepanjang 77 meter dengan dana Rp27 miliar, jembatan duplikat Sungai Liling sepanjang 180 meter dengan dana Rp46 miliar, dan jembatan Sungai Lalan sepanjang 180 meter dengan dana Rp50,4 miliar.

“Memang tidak semua jalan bisa diselesaikan dalam waktu H-30 sebelum lebaran. Tapi target kita untuk jalan yang ada lubang-lubang kecil bisa selesai diperbaiki H-14 sebelum lebaran,” tegasnya mengakhiri pembicaraan kepada koran kito. (korankito.com/ejak)