Pembunuh Ketua RW Akhirnya Ditangkap

_20160520_181737

Palembang – Kasus pembunuhan yang menewaskan Zakaria (65) ketua Rukun Warga 14 dijalan Perindustrian I kampung Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame pada Minggu (15/5) lalu akhirnya terkuak, pelaku akhirnya menyerahkan diri di Polsek Tanjung Karang Barat, kota Bandar Lampung Selasa (17/5).

Pelaku diketahui bernama Hendri (26) warga Bandar Lampung yang tak lain keponakan korban Zakaria ini menyerahkan sendiri setelah pihak Polresta Palembang berkoordinasi dengan Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto didampingi Kapolsek Sukarame Kompol Nurhadiansyah mengatakan, tersangka Hendri pada Selasa (17/5), menyerahkan diri di Polsek Tanjung Karang Barat. Setelah mendapatkan kabar dari sana, anggota langsung menjemput tersangka untuk dibawa ke Palembang.

“Berdasarkan pengakuan tersangka dari hasil pemeriksaan, tersangka telah mengakui membunuh Zakaria dan istrinya Mulyani dengan menggunakan cobek. Pelaku memukul korban menggunakan batu ulekan sebanyak lima kali pukulan,” ungkap Tommy.

Untuk istri korban, lanjut Tommy, nyawanya berhasil diselamatkan setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit Myria Palembang. “Usai melakukan pembunuhan pelaku langsung lari dirumah keluarga dikawasan Inderalaya dan melanjutkan pelariannya ke Lampung,”bebernya.

Masih dikatakannya, untuk motif pelaku tegah menghabisi pamannya sendiri perwira menengah dengan tiga dipundak menjelaskan kalau tersangka ini akan melakukan pencurian dirumah pamannya. Karena pada hari sebelumnya korban menanyakan uang yang hilang sebesar lima ratus ribu kepada tersangka. “Sebelumnya korban ini sudah tinggal dirumah korban, untuk berbisnis jual beli tokek karena korban merupakan keponakannya,”tambahnya.

Sementara itu, tersangka Hendri yang dihadirkan dihadapan wartawan mengatakan saat ini belum bisa memberikan komentarnya. “Kagek bae aku belum biso nak jelaskannya,”singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (15/5) lalu, Zakaria ditemukan tewas bersimbah darah dirumahnya di Jalan Perindustrian, Kampung Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami sedangkan istrinya mengalami luka yang cukup parah tapi nyawa nya bisa diselamatkan setelah mendapatkan perawatan hingga kini di RS Myria. (korankito.com/kardo)