Bisa Dipercaya

Ishak : Pelaku Usaha UMKM Harus Berinovasi

Jpeg

Palembang – Di era Masyarakat Ekonomi Asean mendatang, peluang usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) untuk bersaing semakin ketat. Ini disebabkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang belum mumpuni. SDM yang mengisi unit UMKM masih belum bisa berimprovisasi dalam mengolah sumber daya masih kurang. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Ishak Mekki pada diskusi “Peluang dan Tantangan UMKM Jelang Asian Games 2018” di River Side, Palembang, Kamis (19/5).

“UMKM belum disertai SDM yang baik sehingga sumber daya yang besar belum bisa dimanfaatkan. Belum lagi kreatifitas untuk membuat produk baru msh rendah,” ungkapnya.

Berita Sejenis

Meilia : Utamakan Penunjang Akademik Mahasiswa

Innalillahi, Kepala DPMDP3A Empatlawang Tutup Usia

Aline Adita Umumkan Tanggal Pernikahan

1 daripada 3.099

Dikatakan Ishak, Provinsi Sumatera Selatan ini mempunyai sumber daya yang melimpah yang masih bisa digali sehingga bisa diolah menjadi produk baru. Melimpahnya sumber daya alam, perkebunan, gas, perikanan, peternakan dan sektor pertanian menjadi keuntungan bagi masyarakat Sumsel.

“Salah satu upaya peningkatan kualitas SDM tersebut ialah dengan mengadakan beberapa pelatihan. Dengan program sekolah gratis, kita harapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumsel khususnya. Selain itu upaya pengadaan pelatihan, seminar, workshop dan lain-lain akan kita gencarkan,” katanya seraya mengatakan ini diupayakan agar para pengusaha kecil bisa berkompetisi di tingkat regional, nasional bahkan internasional sekalipun.

Menurut Ishak, pasar ekonomi Asean bakal kompetitif sehingga pelaku usaha khususnya UMKM harus berkreasi lebih agar kita bisa menghadapi tantangan tersebut. Para pelaku UMKM bakal siap bersaing di pasar yang lebih besar. Dimana hal ini akan mendatangkan situasi ekonomi yang kondusif bagi kesejahteraan masyarakat khususnya warga Sumsel.

“Sumatera Selatan sering mengadakan event-event tingkat regional, nasional bahkan internasional. Manfaatkanlah itu untuk memasarkan produk lokal kita. Agar UMKM ini bakal menjadi soko guru ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (korankito.com/resha)