Sempat Buron, Tersangka Perampokan Di Dor

Jpeg

Jpeg

Palembang – Sempat buron selama tiga tahun, satu tersangka perampokan PT Rosalindo Putra Prima di tahun 2012, atas nama Kms Indra (36) berhasil dibekuk oleh Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, Senin (16/5) malam sekitar pukul 21:00 WIB.

Tersangka Indra diamankan, saat sedang berada dirumahnya yang beralamatkan di Jalan Pengeran Sido Ing Lautan, lorong Kedukan 1, No 450, RT 09, RW 03, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Kota Palembang.

Saat ditangkap, Indra mencoba memberikan perlawanan dan kabur dari kepungan petugas. Oleh karena itu, tak ingin buruannya lepas, anggota unit Pidum Polresta Palembang langsung memberikan hadiah timah panas ke kaki tersangka.

“Waktu pelarian saya bersembunyi di Kota Bandung dan Jakarta saja selama tiga tahun, namun karena saya sedang sakit, jadi pulang ke Palembang untuk menemui anak dan istri saya,” jelas pengangguran ini.

Lanjutnya, dari hasil perampokan tersebut, dirinya mendapatkan uang sebesar Rp 280 juta. Dan, uang itu digunakannya jalan-jalan dan senang-senang selama pelarian di Jakarta dan Bandung.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, penangkapan tersangka Indra merupakan pengembangan dari keempat perampok lainnya Agus Trianto alias Rey, Koharudin, Ardiandyah dan Misdan yang berhasil ditangkap terlebih dahulu.

“Dia ini buronan yang terlibat aksi perampokan uang perusahaan PT RPP sebesar Rp 2,1 Miliar. Dengan tertangkapnya dia, jumlah pelaku yang diamankan lima orang, dua masih buron,” jelasnya saat gelar kasus di Polresta Palembang, Selasa (17/5).

Lanjut Maruly, dalam aksinya tersangka bertugas sebagai yang merampas tas milik korban, aksi tersebut dilakukan pada 7 Agustus 2012 lalu di depan Kantor RPP Palembang yang berada di Jalan br Motik Palembang tersangka beraksi berkelompok yang berjumlah sebanyak 7 orang menggunakan senjata api (Senpi).

“Modusnya komplotan ini bekerjasama dengan salah satu sopir perusahaan tersebut. Setibanya di lokasi kejadian, para tersangka langsung menodongkan pistol dan meletuskan tembakan ke udara, dan Iin tugasnya mengambil tas koper, disaat yang lain ketakutan,” ungkanya. (korankito.com/denny)