Romi Ditemukan Tewas Diduga Keseterum

Jpeg

Palembang – Naas yang dialami Romi Agus Satrio (19), warga Jalan Abi Kusno Lotong Patria RT 51, RW 04 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang ini. Korban, ditemukan dalam keadaan tewas dengan mengalami luka tusuk di lengan serta belakang telinga, Selasa (17/5) sekitar 02:00 dini hari.

Berdasarkan data di lapangan, tewasnya Romi berawal dari ia yang diduga sedang mengintip di rumah milik Anharuadin (36) yang masih tetangganya sendiri. Dimana, saat itu istri Anhar, yakni Yuani (35) dan kedua anaknya sedang tertidur di ruang tengah.

Lalu, mendengar adanya suara gaduh seperti orang yang mau maling, Yuani terkejut dan terbangun dari tidur. Lantas, ia membangunkan suaminya yang sedang tertidur didekatnya. Anhar, yang saat itu langsung keluar rumah melihat Romi sedang mengintip.

Romi yang panik mengetahui adanya Anhar, langsung mencoba kabur. Namun, niatnya untuk kabur pun berakhir dengan nyawanya melayang, karena meninjak kabel listrik yang sudah dipasang Anhar. Sedangkan Yuani menyangka ada maling, langsung berteriak maling dan mengudang warga sekitar dari rumahnya.

“Saya mendengar ada orang dibawah rumah. Karena saya takut, membangunkan suami saya. Saat dicek di luar rumah, benar ada orang. Sontak kami meneriki maling, warga langsung datang beramai-ramai,” katanya saat diperiksa di Polsek Kertapati.

Lanjutnya, tewasnya Romi, dirinya tidak mengetahui secara pasti. Namun, saat itu warga yang keluar rumah langsung memukuli Romi yang diduga ingin mencuri. “Warga sangat ramai pak, jadi saya tidak tahu siapa saja yang memukuli Romi,” jelasnya.

Sementara, Anhar saat diperiksa mengaku, ia hanya melihat korban ada dibawah rumahnya dan langsung berteriak maling. “Oleh karena waktu itu warga ramai keluar rumah, Romi langsung dimasa warga pak,” katanya.

Ditanya mengenai kabel listrik yang dipasangnya, Anhar mengaku kabel itu sudah dipasang sejak dua hari yang lalu. “Saya tidak tahu pak ada orang. Kabel itu memang saya hidupkan setiap malam, karena disini banyak maling. Nah setelah melihat adanya Romi kesetrum kabel itu langsung saya cabut,” ungkap ketika diperiksa.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dengan mendapati laporan dari warga pihaknya dan Tim Indent langsung mendatangi Tempat Kejadia Perkara (TKP), untuk melakukan olah TKP.

Sambung Maruly, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi yang ada, korban diketahui meninggal dunia akibat disetrum dan juga mengarah korban meninggal diduga dianiaya. “Hasil interogasi meninggalnya Romi disebabkan disetrum kabel listrik dipasang pemilik rumah,” katanya.

Ditambahkanya, kalau keterangan saksi awalnya ia berteriak maling, kemudian Anhar keluar melihat ada orang yang tercebur,” Saksi yang diperiksa sifatnya interogasi, kita melakukan pemeriksaan saksi, jika mengarah kesana, akan kita dalami dan tangkap pelaku,” tutupnya. (korankito.com/denny)