Mutasi PNS Daerah Ke Palembang Banyak Gaptek

 

jjjjjjjjjj

Palembang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang meminta Plt Sekda kota Palembang sekaligus Kepala Diklat Kepegawaian untuk meninjau ulang masalah urbanisasi serta potensi pegawai dalam memahami seluk beluk teknologi sebagai alat percepatan pelayanan publik ke masyarakat. Pasalnya semakin banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) daerah yang melakukan mutasi ke Kota Palembang namun dengan kompetensi yang minim.

“Tujuannya agar tidak terhambat bekerjanya,” jelas Dr.Anton Swindro,  usai  acara pertemuan budaya kerja kesehatan kota Palembang, Selasa ( 17/5).

Menurut Anton, ia siap berkolaborasi dengan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Kurniawan terkait meludaknya mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari daerah ke Kota Palembang yang masih gagap teknologi (gaptek). Teknologi dalam kehidupan modern seperti sekarang ini sudah menjadi kebutuhan pokok seseorang. Entah itu untuk kebutuhan pribadi seperti ponsel, peralatan rumah tangga, dan juga perlatan kantor.

Dikatakan, Anton, keberadaan internet saat ini sudah seperti oksigen, dimana pun kapan pun orang membutuhkan internet.

“Khususnya bagi pegawai asal daerah dalam hal pengiriman data secara online atau penggunaan perangkat elektronik lainnya yang ditempatkan di puskesmas masih terbatas,” tegasnya seraya menambahkan padahal dalam revolusi mental ini PNS harus bisa menjadi ujung tombak sebagai pelayanan masyarakat yang multipotensi agar bisa bersaing didunia moderen ini.

Sementara itu, menjawab keluhan dari kadinkes, selaku Plt Sekda Palembang Kurniawan mengatakan, pihaknya akan melakukan pelatihan diklat guna membekali pengetahuan PNS yang ada dikota Palembang ini, terhusus bagi mereka asal mutasi daerah ke kota adalah hal dari sisi aturan kepegawaian, semua PNS memiliki hak untuk mengajukan usulan mutasi kepada Gubernur,Walikota dan Bupati.

“Masalah ini sudah saya bicarakan kepada walikota agar bisa ditertibkan, tentunya upaya yang bisa kita lakukan yaitu dengan melakukan pelatihan, pembekalan pengetahuan di dalam diklat yang telah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palembang dengan tujuan menambah pengerahuan mereka,” ujarnya. (korankito.com/ria)